Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw didampingi Kabid Humas, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal/Ist

Jayapura, Topikpapua.com – Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw mengatakan polisi akan bertindak tegas, jika penyambutan dan sukuran kepulangan empat mantan narapidana rusuh Jayapura, tak sesuai aturan. 

Ketegasan itu disampaikan Kapolda, menyusul rencana penyambutan dan ibadah syukur atas kepulangan 4 mantan Narapidana rusuh Jayapura, Hengki Hilapok, Buchtar Tabuni, Agus Kosay, dan Steven Itlai, 29 Agustus mendatang.

“Mau menjemput atau syukuran monggo, silahkan saja, yang penting tidak mengerahkan masa dalam jumlah besar,” kata Kapolda belum lama ini.

Kapolda juga mengingatkan, bahwasanya masih ada pihak yang terluka akibat kerusuhan di Kota Jayapura, setahun yang lalu itu.

“Masih ada korban kejadian itu, yang hingga saat ini belum terselesaikan hak-hak mereka. Ruko, rumah, kantor, kendaraan yang terbakar, dan hilangnya nyawa orang lain permasalahannya belum terselesaikan hingga saat ini. Jadi jangan eforia sepihak,” kata Paulus.

Ditempat berbeda, Tokoh Masyarakat dan pemerhati lingkungan Freddy Wanda menghimbau kepada Masyarakat yang akan menjeput kepulangan adik-adik kita dari Kalimatan agar tetap memerhatikan Protokol Kesehatan dengan tidak melakukan perkumpulan dalam jumlah yang banyak.

“Tetap mengacu pada protocol kesehatan, tidak terlalu berkumpul dengan jumlah yang banyak, karena saat ini kita sedang di hadapkan dengan pandemic Covid-19,” katanya 

Selain itu, mengenai Otsus Jilid II, Ia menyarankan untuk dilakukan evaluasi kekurangan dan kelebihan sehingga otsus ini dapat di rasakan masyarakat dan membuat orang Papua semakin maju dan sejahtera. (Redaksi Topik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here