Juru Bicara Percepatan Penanganan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Jayapura, Khairul Lie, S.KM, M.Kes.

Sentani, Topikpapua.com, –  Pemerintah Kabupaten Jayapura kembali membuka aktifitas rumah ibadah, setelah beberapa waktu terakhir ditutup akibat pembatasan pada masa pandemi Covid-19.

Juru Bicara Percepatan Penanganan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Jayapura, Khairul Lie, S.KM, M.Kes, mengatakan pembukaan tempat ibadah di masa Pendemi Covid19, wajib memenuhi aturan protocol kesehatan sebagaimana aturan pemerintah.

“Aktivitas kegiatan keagamaan di rumah ibadah sudah kita perbolehkan, asalkan wajib menerapkan protokol kesehatan,” Khairul Lie, S.KM, M.Kes, , Sabtu (14/11/20).

Adapun hal wajib sebagaimana protocol kesehatan di tempat ibadah, kata Khairul Lie, setiap jemaat yang hendak melaksanakan kegiatan keagamaan di rumah ibadah adalah terkait dengan penggunaan masker, mengatur jarak tempat duduk atau membatasi jamaah 50 persen dari kapasitas semula serta wajib menyediakan tempat cuci tangan atau hand sanitizer di depan pintu masuk rumah ibadah.

“Intinya kegiatan ibadah sudah boleh dilaksanakan, tetapi aturan protokol kesehatan seperti masker, jarak duduk atau membatasi jumlah jamaah dan wajib menyiapkan tempat cuci tangan atau hand sanitizer di depan pintu masuk rumah ibadah tersebut. Sehingga bagi setiap orang yang datang untuk melaksanakan kegiatan ibadahnya dipastikan harus benar-benar mengikuti peraturan itu, guna mencegah penyebaran Covid-19 ini,” ungkapnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura ini menambahkan hal hal yang menjadi syarat tersebut, wajib dilakukan agar angka penyebaran Covid-19 di Kabupaten Jayapura tidak naik.

“Sampai saat ini terus angka Covid-19 masih mengalami kenaikan, meskipun jumlah kasus yang ditemukan tidak terlalu signifikan, sehingga diharapkan adanya kesadaran masyarakat untuk tetap mematuhi protocol kesehatan ini,” katanya. (Irf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here