Pemakaman Jenasah Covid-19 di Buper Kembali Menuai Penolakan Warga

0
Dok Pemakaman Jenasah Covid-19 di Buper Waena/ ist

Jayapura, Topikpapua.com, – Pemakaman Jenasah korban Covid-19 di kota Jayapura kembali menuai penolakan dari warga sekitar. Walau sempat mendapat halangan, namun Selasa siang Jenasah akhirnya berhasil di makamkan di Pemakaman Muslim Buper Waena, Jayapura.

Katua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Jayapura, Rustan Saru mengakui bila ada sekelompok  warga yang sempat menghalangi proses pemakaman jenasah covid-19 yang meninggal Selasa subuh di RS Marthen Indey tersebut.

 “ Iya memang tadi sempat ada beberapa warga yang datang ke pemakaman dan menolak jenasah di makamkan disana, tapi kami sudah koordinasi dengan mereka dan di bantu juga tadi dengan aparat kepolisian yang jaga, “Kata Rustan kepada Redaksi Topik Via telepon selulernya, Selasa (07/04/20).

Menurut Rustan, warga yang memprotes dan menolak jenasah covid-19 di kuburkan di sana karena kuatir akan terjangkit virus Corona.

“Jadi mereka menolak jenasah covid di makamkan disana karena mereka menganggap jenasah covid itu bisa menular dan meyebarkan virus di daerah situ, menurut mereka kalau jenasah di kuburkan disitu mereka kuatir air minum mereka akan tercemar virus karena merembes ke bawah, padahal kan jauh ya.., “Beber Rustan menjelaskan alasan penolakan warga.

“ Kami tadi juga sudah jelaskan ke mereka dan kita rencana besok akan bertemu mereka, kita akan datangkan orang Amdal dan kedokteran biar kasih penjelasan lebih lengkap ke mereka, “ Tambahnya.

Sebelumnya, pada hari Minggu 5 april 2020, warga juga sempat melakukan protes kepada Pemkot Jayapura, usai di makamkannya korban pertama covid-19 yang meninggal Sabtu malam.

Hingga kini memang secara tertulis belum ada keputusan Resmi dari Walikota Jayapura terkait berapa luas lahan yang kan di pakai untuk lokasi pemakaman bagi korban Covid-19 di Koata Jayapura.

“ Memang belum ada ya secara tertulis berapa luas lahan yang akan kita pakai untuk pemakaman jenasah covid di areal pemakaman muslim Buper itu, tapi rencananya kita akan pakai 10 persen dari luas 10 hektar disana, “Kata Rustan yang juga adalah wakil Walikota Jayapura.

“ Yang jelas tempatnya tidak akan di gabung dengan jenasah yang umum lainnya, nanti kita akan bicarakan lagi dengan pak wali soal itu, “Pungkas Rustan Saru.

Sumule : Ada Protokol Pemakaman untuk Jenasah Covid-19

Menurut Jubir Covid-19 Papua, dokter Silwanus Sumule, Ada beberapa prosedur yang harus di lakukan oleh tim medis dalam memakamkan jenasah Covid-19.

Dijelaskan Sumule, ketika korban sudah dinyatakan meninggal dunia, Pihak Rumah Sakit bertanggung Jawab untuk melakukan preparasi terhadap jenasah.

“ Yang pertama itu tanggung jawab Rumah sakit untuk preparasi, ada protokol yang kita sepakati, dimana jenasah itu akan di bungkus dan diinfektan, lalu di masukan ke dalam peti, dan petinya itu di solder, dan semua tim medis yang menangani itu wajib menggunakan APD, “Jelas Sumule.

Lanjut nya, untuk Liang lahat akan menjadi tanggung jawab pemerintah setempat. Untuk kota jayapura sudah tetapkan pemakaman Buper sebagai tempat pemakaman covid, “kami senang dan berterima kasih karena bapak Walikota sudah siapkan tempat buat jenasah Covid,”kata Sumule.

Waktu proses pemakaman, lanjut Sumule, hanya beberapa tenaga medis saja yang boleh melakukannya, dan mengunakan APD, “ jadi Itu pasti aman karena sesuai dengan prosedural yang sudah di tetapkan oleh Kemenkes, “Tukas Sumule. (Redaksi Topik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here