Kapolres Merauke AKBP Untung Sangaji/foto Abe

Merauke, Topikpapua.com,- HA pelaku pemerkosaan terhadap cucunya sendiri yang berhasil diamankan oleh pihak kepolisian di Merauke rupanya adalah seorang pensiunan tentara.

Kapolres Merauke, AKBP Ir. Untung Sangaji saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan bahwa pihaknya tidak akan memberikan ampun kepada pelaku.

“Iya, memang dia adalah pensiunan tentara, tapi kita tidak akan berikan ampun kepada pelaku dan kami juga tidak akan membiarkan siapapun untuk mengitervensi kasus ini, karena ini adalah ranah kami” tegas Untung, Selasa (25/01).

Mantan Kapolres Aceh Utara ini, mengungkapkan granat yang berhasil diamankan pihaknya dari tangan pelaku adalah geranat korea. “Kalau meledak radius ledakannya juga cukup luas ada sekitar 90 meter” ungkapnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, setelah diperiksa ada dua jenis amunisi yang berhasil diamankan dari tangan orang tua bejat ini.

Satu jenis amunisi untuk senjata SS1 dan satu jenis amunisi untuk senjata tangan.

“Kalau granat mungkin diambil dan disimpan saat yang bersangkutan masig aktif. Saya lihat dan periksa langsung sendiri itu amunisi dan saya lihat amunisi itu bukan seperti amunisi yang sering disimpan seperti biasanya, saya lihat di amunisi itu ada tandanya itu menunjukan bahwa ini amunisi baru yang sering dimasukan dan dikeluarkan dari magasin. ” ungkapnya

Untung mengungkapkan bahwa yang bersangkutan akan dihukum dengan pasal berlapis, yakni pencabulan, pengancaman dan undang-undang darurat dengan ancaman hukuman 20 tahun. (Redaksi Topik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here