Pastikan Peresmian Venue PON Taat Prokes, Aparat Siapkan 1000 Personil Gabungan

0
Wakapolda Papua, Brigjen Pol Mathius D. Fakhiri / ist

Jayapura, Topikpapua.com, –  Polda Papua menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan toleransi kepada panitia pelaksanaan acara peresmian 9 Venue PON XX Papua apabula tidak mengikuti protokol kesehatan covid-19 saat acara peresmian di gelar.

Hal tersebut di tegaskan Wakapolda Papua, Wakapolda Papua Brigjen Pol Mathius D. Fakhiri kepada Pers di Mapolda Papua, Senin (19/10/20).

“Kami tegaskan bahwa kami tidak mengijinkan acara tersebut digelar dengan menghadirkan penonton di tribun, acara boleh di gelar tapi secara virtual dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, kami dari Polda papua tetap mendukung pelaksanaan acara peresmian venue PON XX yang akan di gelar pada tanggal 23 oktober 2020, dengan catatan tanpa penonton, “Kata Wakapolda.

Baca JugaIni Alasan Pergantian Nama Stadion Papua Bangkit Menjadi Lukas Enembe

Wakapolda menjelaskan bila pihaknya telah bertemu dengan panitia pelaksana acara peresmian dan telah menyepakati beberapa hal terkait pelaksanaan acara, termasuk sepakat untuk tidak menghadirkan penonton di tribun.

“Kami telah bertemu dengan panitia dan telah kami sampaikan mulai hari ini sampai dengan hari kamis nanti, kita akan selalu berkomunikasi untuk melihat secara detail rincian dari kegiatan tersebut, khususnya terkait protokol kesehatan covid-19 terhadap siapa saja yang akan masuk ke stadion, “Jelas Wakapolda.

Menurut Wakapolda, yang boleh masuk ke stadion saat acara peresmian hanyalah para undangan, yaitu Muspida Papua yang akan mendampingi Gubernur, Panitia, peserta ibadah dan para penari pembuka.

“Kita batasi hanya itu saja yang boleh masuk stadion, ini tujuannya untuk menjaga protokol kesehatan harus betul-betul dilaksanakan untuk mencegah adanya penyebaran atau klaster baru covid-19, “Jelas Wakapolda.

Sementara itu untuk menjaga pintu masuk dan pengamanan jalannya acara peresmian, Wakapolda mengaku telah menyiapkan sedikitnya 1000 personil gabungan.

Baca JugaAlasan Corona, Peresmian 9 Venue PON Papua Digelar Virtual

“Untuk jumlah personil kami siapkan aparat gabungan, baik dari polri maupun TNI di bantu satpol PP, jumlahnya sekitar 1000 personil gabungan dan personil akan kita sebar di semua jalur masuk ke stadion untuk memastikan bahwa yang boleh masuk adalah yang benar-benar berkontribusi terhadap jalannya acara peresmian, “Beber Brigjen Fakhiri.

Fakhiri berharap panitia pelaksana acara peresmian nantinya betul-betul menjalankan kesepakatan yang telah di bahas bersama, sehingga pihaknya tidak perlu melakukan penegakan hukum bila terbukti ada pelanggaran.

“Kami sudah bertemu dengan panitia dan kita sudah membahas aturan-aturan yang harus di jalankan oleh panitia, dan apabila ini tidak dilaksanakan tentunya panitia harus bertanggungjawab atas apa yang mereka lakukan, Kalau melanggar ketentuan yang ada nanti panitia pasti krimsus polda papua akan melangambil langkah-langkah hukum, “Pungkas Brigjen Fakhiri. (Redaksi Topik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here