Gerson Yulianus Hassor dan Tanus Komba / ist

Jayapura, Topikpapua.com, –  Polemik Otsus, berbagai kalangan angkat bicara soal perpanjangan Otsus jilid II atau pengembalian Otsus karena dianggap gagal mensejahterakan Orang Asli Papua.

Salah satu kepala suku di Kota Jayapura, Gerson Yulianus Hassor menilai stigma yang dibangun oleh  sekelompok orang yang menolak perpanjangan Otsus Jilid II sangat keliru. Mengingat sejauh ini Otsus yang diberikan sangat membantu proges pembangunan di segala bidang di Papua.

“Mereka itu keliru, Otsus selama ini tidak gagal. Otsus sangat berguna bagi masyarakat Papua,” kata Gerson, Minggu (09/08/20).

Menurutnya Otsus selamat ini sudah cukup membawa perubahan besar bagi kesejahteraan masyarakat di Tanah Papua. Namun yang harus menjadi catatan penting yakni Otsus yang berjalan selama ini harus dievaluasi agar lebih optimal.

 “Kita bangga pemerintah pusat memberikan otsus bagi orang Papua, bukan hanya uang yang diberikan pemerintah pusat kepada Papua, melainkan sebuah kewenangan yang saat ini telah di tetapkan oleh pemerintah bagi orang asli Papua dari berbagai sektor,” tegasnya.

Sementara itu ia pun menduga adanya oknum yang memanfaatkan masyakat untuk menyampaikan penolakan terhadap Otsus Jilid II.

“Kalau tidak ada Otsus mau jadi apa..? Banyak anak Papua yang sekolah gratis, hingga ke luar negeri bahkan kuliah menggunakan dana Otsus di luar Papua,” cetusnya.

Sementara itu, salah satu tokoh Pemuda Papua, Tanus Komba, meminta kepada segelintir orang yang menolak Ostsu Jilid II untuk harus paham dengan baik apa yang dilontarkan. Mengingat Otsus merupakan satu kunci dalam pembangunan Papua di segala sektor.

“Otsus itu dongkrak pembangunan di Papua di segala sektor baik Kesehatan, Pendidikan, infrastruktur serta ekonomi. Maka dari itu otsus harus di revisi bukannya di hentikan seperti yang di sampaikan beberapa sekelompok orang di media,” Kata Tanus, Senin (10/08/20).

Ia pun menyampaikan tidak ada aturan Otsus akan berakhir di tahun 2021 berdasarkan referensi yang di dapatkan. Akan tetapi Otsus akan terus berlanjut bagi kesejahteraan masyarakat.

“Saya baca buku tidak ada itu otsus akan berakhir. Hanya saja akan direvisi untuk perpanjangan Otsus kedepannya,” tegasnya.

Bahka ia menilai otsus yang di berikan pemerintah pusat bagi Papua merupakan satu cara keseriusan dan kepedulian negara bagi masyarakat Papua.

“Kita harus bangga karena hanya dua Provinsi yang di anak emaskan Republik ini dengan diberikan kewenangan Otonom khusus diantara Papua dan Aceh, maka dari itu kita harus dukung,”  jelasnya. (Redaksi Topik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here