Mulai 4 Agustus 2020, Sekolah di 28 Kabupaten Boleh Buka, Ini Syaratnya..

0
Wakil Gubernur Provinsi Papua, Klemen Tinal bersama Forkompinda Papua usai rapat penetapan status adaptasi new normal Papua/ Nug

Jayapura, Topikpapua.com, – Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPPAD) Provinsi Papua, Christian Sohilait mengatakan mulai tanggal 04 agustus 2020, semua sekolah di 28 Kabupaten di Papua boleh kembali buka, kecuali kota Jayapura.

Hal tersebut diungkapkan Christian usai menghadiri rapat penanganan covid-19 antara forkompinda Papua dan instansi terkait serta Bupati dan Wali Kota yang digelar, Senin (03/08/20).

Menurut Christian, kegiatan belajar mengajar dengan konsep tatap muka sudah boleh kembali di lakukan, dengan catatan harus mendapat rekomendasi dari gugus tugas Covid-19 di daerahnya masing masing.

 “Jadi kita sudah bagikan 20 cek list yang wajib ada di sekolah, diantaranya sekolah harus memastikan siswa dan guru yang datang sehat, lalu sekolah harus punya fasilitas cuci tangan dengan air mengalir, ruangan kelas diatur setiap kelas hanya bisa menampung 8 sampai 15 siswa, serta  kantin dan perpustakaan tidak boleh dibuka,” jelas mantan Sekda Lanny Jaya ini

Lanjut Christian, jikalau orang tua tidak menginginkan anaknya bersekolah, Christian menegaskan hal itu tidak bisa dipaksakan.

“Biarkan saja anak dirumah, karena ada orang tua yang tidak takut anaknya di sekolah tapi perjalanan pergi dan pulang sekolah itu yang dikhawatirkan oleh orang tua,” jelasnya lagi.

Sementara itu, Dalam rapat forkompinda, diputuskan pemberlakuan Adaptasi New Normal untuk 28 Kabupaten di Papua, kecuali Kota Jayapura. Status tersebut  mulai berlaku sejak 3 agustus hingga 31 Agustus 2020.

Wakil Gubernur Provinsi Papua, Klemen Tinal kepada wartawan usai rapat menegaskan, dengan adanya kesepakatan pemberlakuan Adaptasi New Normal, kecuali Kota Jayapura maka para bupati di 28 Kabupaten wajib memperhatikan protokol kesehatan.

“Jadi dengan berlakunya hal tersebut masyarakat bisa kembali beraktivitas, sekolah, tempat ibadah dan pusat perbelanjaan bisa dibuka, namun tentunya dengan kewenangan para bupati di daerahnya masing masing. Sehingga perlu secara selektif dilakukan, termasuk di dalamnya pendidikan,” kata Wagub Klemen

Sedangkan untuk Kota Jayapura, lanjut Wagub, berdasarkan paparan Wali Kota Jayapura melalui video conference, akitivitas ibadah sudah mulai berjalan normal.

Dia  menambahkan, ada dua hal yang dilakukan pemerintah provinsi Papua untuk Kota Jayapura, Pertama, adaptasi secara selektif dan tetap mempertahankan prosedur atau protokol kesehatan terus dilakukan. Lalu kedua, bersama-sama menghadapi situasi yang ada di kota Jayapura.

“Karena kita melihat sangat signifikan pasien positif Covid-19 di Kota Jayapura, hampir duaribu kemudian tingkat yang meninggal juga naik sangat signifikan. Dalam dua minggu terakhir ini jadi 36,6% ini di kota saja dan lain sebagainya, memang perlu kita bersama-sama ambil tindakan tindakan ataupun,” jelas Wagub.

Berdasarkan infografis perkembangan Covid-19 di Provinsi Papua hingga Senin 4 Agustus 2020 tercatat jumlah komulatif kasus positif sebanyak 3.087 kasus (1.864 diantaranya dari kota Jayapura) dengan rincian pasien sembuh 1.495 pasien (48 persen) lalu dirawat 1.559 pasien ( 51 persen) dan meninggal dunia sebanyak 33 orang (1 persen). (Redaksi Topik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here