Illustrasi PSBB di Papua/ ist

Jayapura, Topikpapua.com, – Ketua Harian Tim Satgas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Provinsi Papua, William R Manderi mengaku Provinsi Papua siap untuk melaksanakan intruksi Mendagri terkait pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di seluruh wilayah di Indonesia.

“ Sesuai perintah kemendagri kepada semua daerah di Indonesia agar kembali menerapkan PSBB mulai tanggal 11 hingga 25 januari mendatang, kita di Papua sudah siap untuk melakukan PSBB tersebut,  “Ungkap Wiiliam kepada Pers usai menggelar rapat koordinasi vaksinasi covid-19 di Papua, Jumat (08/01/21)

William mengaku penerapan PSBB tersebut akan disesuaikan dengan kondisi di kabupaten/kota yang ada di Papua.

“ Untuk Kabupaten/kota tentunya akan disesuaikan dengan kondisi daerah tersebut serta kebijakan masing-masing kepala daerah, namun di tingkat Provinsi kita sudah siap, “Jelas William.

Salah satu langkah yang akan dilakukan Satgas Covid-19 Provinsi adalah akan kembali meningkatkan giat swiping dan penegakan hukum bagi pelanggar protokol kesehatan.

“Kita akan menggandeng intansi terkai, seperti Polisi maupun TNI untuk menegakkan disiplin protokol kesehatan, khususnya di ibukota parovinsi Papua, “Ungkapnya.

Lanjut William, selain menggandeng TNI-Polri, pihaknya akan menggandeng pemerintah kota, mengingat kota jayapura sebagai ibukota provinsi Papua yang juga merupakan daerah dengan jumlah positif terbanyak.

Menanggapi trend penyebaran virus corona di Papua yang belakangan terbilang menurun dengan tingkat kesembuhan yang cukup tinggi, William mengaku selama masih ada warga Papua yang terkonfirmasi covid-19, maka belum dinyatakan aman.

“ Memang benar angka kesembuhan kita di Papua terbilang tinggi dan pertambahan pasien baru juga menurun, namun selama masih ada warga yang terkonfirmasi positif berarti kita belum aman, Sehingga kami berharap dengan giat PSBB dan pemberian vaksin yang bersamaan ini bisa memutus penyebaran mata rantai corona di Papua, “Beber William.

Sekedar informasi, hingga kamis 7 Desember 2021, jumlah komulatif pasien covid-19 di papua mencapai angka 13.840 kasus. Dari angka tersebut sebanyak 12.616 diantaranya telah dinyatakan sembuh, 975 kasus masih dalam perawatan dan 249 kasus meninggal dunia. (Redaksi Topik)

1 KOMENTAR

  1. Anti kris akan dimulai atau menerapkannya melalui pemerintah….untuk itu tetap berjaga jaga dan berdoa mintalah hikmat dan marifat kepada yang Kuasa genaplah..kitab Wahyu………

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here