Mengapa Gubernur Papua Terbang Malam Hari..? Ini Penjelasan Sekda

0
Plt Sekda Papua, Ridwan Rumasukun di dampingi Jubir Satgas Covid-19 Papua saat memberikan keterangan Pers / ist

Jayapura, Topikpapua.com, – Beredarnya informasi terkait keberangkatan Gubernur Papua, Lukas Enembe ke Jakarta pada Senin malam menimbulkan banyak pertanyaan nitizen di Papua.

Menjawab pertanyaan warga Papua, Plt Sekertaris Daerah Papua, Ridwan Rumasukun mengungkapkan alasan  mengapa Gubernur Papua, Lukas Enembe terbang di malam hari.

“Karena beliau harus menyelesaikan surat-surat dan dokumen yang berkaitan dengan kegiatan penyelenggaraan pemerintahan, sehinga baru selesai pada malam hari, “Ungkap Ridwan kepada Pers, Selasa (14/04/20).

Dijelaskan Ridwan bila sebelum berangkat Gubernur Papua meneympatkan diri untuk menghadiri rapat pembahasan penanganan covid-19 di gedung negara.

“Kita selesai rapat di kediaman beliau, rapat dengan seluruh tim satgas covid-19 papua di pimpin oleh saya dan seluruh asisten dan TAPD, dan ada juga arahan dari beliau sampai malam dan langsung beliau ijin untuk berangkat, “Kata Ridwan.

Diungkapkan Ridwan, Gubernur Papua seharusnya sudah sejak sepekan lalu berangkat untuk keperluan cek kesehatan di Jakarta, namun karena ada peningkatan status tangap darurat Covid-19 di Papua, Gubernur memilih untuk menunda keberangkatannya.

“Seharusnya pak Gubernur itu sudah sejak satu minggu lalu berangkat untuk melakukan general ceck up kesehatannya, namun karena pertimbangan peningkatan status dari siaga ke tanggap darurat maka, beliau harus menyelesaikan dulu kegiatan2 yang menyangkut penyelesaian dari covid-19 ini, “Jelasnya.

Alasan lain di ungkapkan Sekda bila Gubernur menunda keberangkatannya karena ada informasi terkait penularan Covid-19 yang sudah sampai daerah Lapago.

“Beliau sangat peduli  kepada Papua, apalagi saat mendengar ada info di kabupaten jayawijaya yang sudah terdampak sebanyak 3 orang, oleh karena itu beliau fokus ke masalah itu, “Tambah Ridwan.

Sekda Ridwan juga mengklarifikasi pendapat para nitizen yang mempertanyakan pesawat yang di gunakan Gubernur ke Jakarta.

“Karena pertimbangan penerbangan yang tidak ada legulernya, sehingga kita carter itu pesawat untuk beliau berangkat ke jakarta untuk cek up, dan itu di mungkinkan, karena memang sebagai kepala daerah dan wakil kepala daerah disediakan dana untuk cek up rutin setiap tahun, dan biayanya disediakan juga, Beber Sekda.

Ridwan juga meluruskan informasi terkait jumlah penumpang yang ikut dalam rombongan menuju Jakarta, “Jadi Yang ikut itu dokter pribadi, tambah beliau itu sembilan orang, dan terkait adanya info bahwa ada 38 orang itu tidak benar dan kami minta untuk segerra mengklarifikasi nya,”Tegas Ridwan.

Sementara itu terkait adanya info bahwa Gubernur Papua, Lukas Enembe menuju Jakarta karena terpapar Covid-19, Sekda Ridwan dengan tegas mengatakan bila info tersebut tidak benar.

“Kami klarifikasiatas berita yang beredar di medsos yang menyatakan bahwa bapak Gubernur di duga menderita atau terkena dampak covid-19, Saya kira ini sudah merupakan suatu pelanggaran ya.., membuat berita Hoax yang sama-sama kita tidak boleh melakukan itu, harus mempertanggungjawabkan apa yang disampaikan, “Tegas Ridwan.

Ridwan juga mengaku akan mempertimbangkan apakah pihaknya akan melapor atau tidak terkait beredarnya info tersebut, “ saya pikir nanti kita lihat kedepan, kalau memang harus kita laporkan, mengapa tidak, agar itu menjadi pembelajaran bagi teman-teman.”katanya.

Sekda Ridwan juga mengaku, Kini posisi Gubernur Papua sudah berada di Jakarta dan sedang menjalani Ceck Up di RSPAD Gatot Suboto Jakarta.

“Pak gubernur posisi hari ini sudah ada di rumah sakit RSPAD gatot subroto jakarta, dan beliau sudah melakukan ceck up disana, Mohon doa untuk Kesehatan Beliau, “Pungkas Sekda Ridwan Rumasukun. (Redaksi Topik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here