Mayor Dakhi Terdakwa Kasus Mutilasi 4 Warga Sipil di Mimika Divonis Seumur Hidup

oleh -109 Dilihat
Mayor Dakhi, terdakwa kasus mutilasi 4 warga sipil di Mimika saat sidang putusan seumur hidup/istimewa

Jayapura, Topikpapua.com – Mayor Inf Helmanto Fransiskus Dakhi, satu dari enam anggota TNI terdakwa dalam kasus mutilasi empat warga sipil di Mimika pada 22 Agustus 2022 lalu divonis penjara seumur hidup dan dipecat dari kesatuan TNI.

Putusan tersebut dibacakan oleh Hakim Ketua Kolonel Chk Sultan di Pengadilan Militer III-19, Jayapura, Papua, Selasa (24/1/2023) petang

“Terdakwa terbukti bersalah dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup, ditambah pemberhentian dari dinas militer,” ujar Kolonel Sultan.

Hakim menganggap, Mayor D terbukti melanggar Pasal 340 junto Pasal 50 UU ayat (1)KUHP tentang pembunuhan berencana dan tindak pidana tidak melaporkan ke Atasan sebagaimana diatur dalam Pasal 121 ayat (1) KUHPM.

Sebelumnya Mayor Dakhi menjalani persidangan kasus pembunuhan dan mutilasi ini di Pengadilan Militer Tinggi III Surabaya, namun dipindahkan ke Pengadilan Militer III-19 Jayapura.

Persidangan dipimpim oleh Hakim Ketua Kolonel Chk Sultan, didampingi Hakim Anggota I Kolonel Chk Agus Husin, dan Hakim Anggota II Kolonel Chk Prastiti Siswayani.

Menanggapi putusan tersebut, Mayor Dhaki yang didampingi kuasa hukumnya Mayor Chk Yuda Nanggar, menyatakan akan pikir-pikir untuk melakukan banding atau tidak.

Sebelumnya, Polisi mengungkap adanya kasus mutilasi empat warga berinisial LN, AL, AT dan IN yang terjadi di Kabupaten Mimika, pada 22 Agustus 2022.

Modus kejahatannya adalah, para pelaku berpura-pura menjual senjata api dan ketika para korban datang dengan membawa uang Rp 250 juta, mereka dibunuh dan dimutilasi.

Keempat jenazah yang dimasukan dalam enam karung dibuang oleh para pelaku di Sungai Kampung Pigapu, Distrik Iwaka. Atas kasus ini Ada enam anggota TNI berinisial Mayor Inf HF, Kapten Inf DK, Praka PR, Pratu RAS, Pratu RPC dan Pratu R, juga dijadikan tersangka. (Redaksi Topik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.