Mandenas : Tahun Depan Masyarakat di Distrik Aimando Biak Bisa Nikmati Layanan Telkomsel

0
Kunjungan Yan Mandenas di Pular Terluar/Ist

Biak, Topikpapua.com,  –  Masih dalam rangkaian kegiatan resesnya, Anggota Komisi 1 DPR RI, Yan Permenas Mandenas, Sabtu (16/10/20) melanjutkan kunjungan kerja di Kampung Bromsi dan Kampung Pasi Distrik Aimando, Kabupaten Biak Numfor.

Bersama tim BAKTI Kominfo, Telkomsel dan Perusahaan PTT, rombongan tim Yan Mandenas meninjau langsung akses komunikasi yang terletak di Pulau Terluar  yang berada di wilayah Papua tersebut.

“Kami ingin melihat langsung sejauh mana masyarakat mendapat pelayanan telekomunikasi di sini,” kata Yan Mandenas.

Baca Juga : Kunker ke Puncak, Mandenas Tinjau Perkembangan Proyek Palapa Ring

Dari hasil peninjauan langsung, daerah terluar ini hanya memiliki BTS USO sinyal Telkomsel BAKTI, dengan jangkauan hanya di kampung Pasi dan sekitar pesisir Kampung Bromsi. Selain itu di Distrik Aimando juga masih minim teknologi dan telekomunikasi.

“Jadi daerah ini merupakan daerah terluar, tertinggal dan terdepan (3T) yang merupakan salah satu nawacita Presiden, untuk mempercepat kesejahteraan masyarakat pulau terluar,” kata dia.

Di satu sisi, lanjut Mandenas, ketika para nelayan mencari ikan mendapat musibah atau tenggelam, sangat jarang mendapat pertolongan, lantaran mereka mencari ikan di sekitar laut Pasifik.

“Kondisi nelayan di perbatasan sangat terbatas dari aspek teknologi penangkapan ikan, kondisi kapal dan keselamatan, serta pengelolaan dan pemasaran hasil tangkapan. Karena itu, mereka sangat memerlukan dukungan, agar kedepan masyarakat bisa meningkatkan hasil pendapatan mereka,” tegasnya.

Baca Juga : Kapal Patroli TNI AL di Papua ‘Kuno’, Mandenas : Perlu Peremajaan

Dalam kunjungannya ini, kata Yan Mandenas, masyarakat di daerah pulau terluar mengharapkan akses jaringan bisa terjangkau sampai lokasi para nelayan mencari ikan, sehingga ketika musibah menimpa mereka, bisa diketahui sanak keluarga mereka atau petugas keamanan laut.

“Tahun depan kita harapkan terjadi peningkatan jaringan disini. Apalagi, masyarakat menyambut baik dengan mempersiapkan lokasi pembangunan tower BTS. Ini saya sudah menerima pelepasan lokasi apabila pemerintah membangun tower. Nah, ini harus kita sambut baik,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Distrik Aimando, Robert Rumaropen menjelaskan, wilayah mereka memiliki 13 kampung, yang mana baru 2 kampung bisa di akses jaringan komunikasi.

“Kita harapkan, kedepan jaringan telekomunikasi di daerah pulau terluar ini bisa tersebar. Karena kami sudah merindukannya bertahun-tahun,” katanya.

Robert menambahkan, secara umum kondisi insfrastruktur telekomunikasi di daerah terluar ini masih sangat terbatas, sehingga belum menjangkau dan mendukung aktivitas kenelayananan.

“Kami mendorong pemerintah melalui perpanjangan tangan wakil rakyat, Bapak Yan Mandenas, agar kami bisa memberikan perhatian dan melengkapi sarana telekomunikasi di pulau terluar ini, agar kedepan masyarakat yang mayoritas sehari-hari menangkap ikan, mendapat dukungan kegiatan kenelayanan,” katanya. (Redaksi Topik)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here