Longsor di Mile 74, Dua Karyawan PT. Freeport Masih Terjebak

0
Terowongan tambang PT Freeport Indonesia / Istimewa

Timika, Topikpapua.com, – Dua dari empat karyawan PT Freeport Indonesia hingga kini masih terjebak longsor di underground Mile 74. Pencarian terhadap kedua karyawan tersebut terus di lakukan termasuk menggunakan alat berat.

Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto mengatakan kejadian longsor tersebut terjadi pada hari rabu (03/04/19) sekitar pukul 16.10 Wit. Diakui Akbp Agung longsor di duga terjadi akibat luapan lumpur material/our di Ore Bin 6 comveyor 66 Fider 6 MLA Underground Mile 74 Distrik Tembagapura.

Dilaporkan atas peristiwa tersebut, empat karyawan menjadi korban. Dua selamat, sementara dua karyawan lainnya belum ditemukan.

“ Hingga kini Tim pencarian masih terus melakukan melakukan pembersihan dan pemotongan konveyor jalur terowongan yg tertimbun dari material Ore dengan menggunakan alat berat (Loader). Sampaisejauh ini Jumlah material yang sudah di keluarkan sebanyak 22 Buckek dan jarak terowongan yang sudah dibersikan sepanjang 10 s/d 15 meter dan perkiraan yang belum di bersikan menuju TKP awal sejauh 10 s/d 15 meter,’’ Jelas Akbp Agung.

Kapolres Agung mengaku kendala terbesar yang di temui tim adalah sulitnya alat berat bekerja karena menghindari terjadinya insiden susulan. ‘’ di dalam terowongan itu kan sempit, jadi pergerakan alat berat agak sulit , mereka bekerja sangat hati-hati karena kuatir longsor susulan, ’’ jelasnya.

Sementara itu  dua karyawan selamat, yakni Mesky Kambuan mengalami luka lecet dan bengkak di bagian lutut sebelah kiri, dan Yohanis Yoku mengalami luka lecet di kaki kiri dan benturan di sekitar dada kiri. Kedua korban selamat saat ini masih menjalani perawatan di RS Tembagapura. 

“ Dua korban yang masih tertimbun dan masih dicari, atas nama Kawi Yanto Waroy dan Taufik Adnin Rasyid, ‘’Kemungkinan besar mereka masih hidup, karena udara cukup bersih mengalir dalam tambang tempat kedua pekerja tersebut terjebak,’’ Pungkas Kapolres Agung. (Redaksi Topik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here