Lapas Doyo / Antaranewspapua.com

Jayapura, Topikpapua.com – Kepala Seksie (Kasie) Bimbingan Anak Didik, Hernowo mengatakan telah mengusulkan remisi 17 Agustus untuk 242 warga binaan.

Menurutnya, usulan tersebut diajukan bagi napi yang telah memenuhi syarat, yakni berkelakuan baik dan telah menjalani pidana minimal enam bulan penjara.

“Kita sudah mengusulkan 242 narapidana untuk mendapatkan remisi umum (RU) pada 17 Agustus nanti,” kata Didiek, kemarin.

Ia menjelaskan 242  warga binaan yang diusulkan itu, terbagi dalam beberapa kategori. Masing-masing kategori pertama 239 orang dari Lapas Klas II A Narkotika Doyo, kemudian kategori dua, 3 orang usulan titipan dari Lapas Militer.

“Yang diusulkan untuk mendapatkan remisi ini, yang penting sesuai dengan aturan dan prosedur dengan SOP kita,” katanya.

Dia menjelaskan, bagi tahanan dengan masa hukuman dibawah lima tahun akan mendapatkan 6 bulan remisi.

Selanjutnya, sebagaimana PP 99 2012 dengan masa hukuman diatas lima tahun, lanjutnya, harus memiliki JC jika persyaratan itu dipenuhi, maka yang bersangkutan bisa diusulkan remisi.

Namun jika belum memiliki JC dan hukumannya lima tahun keatas, maka seorang narapidana harus menjalankan masa hukumannya sepertiga.

“Kalau lima tahun berarti harus menjalani satu tahun delapan bulan baru mendapatkan remisi,” katanya.

Untuk tahanan yang sedang menjalani masa hukuman saat ini di Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Narkotika Doyo semuanya masih berasal dari wilayah Papua. 

“Ada yang dari Biak, Merauke dan Wamena. Bagi warga binaan atau narapidana yang akan mendapatkan remisi 17 Agustus itu prosedurnya harus diusulkan terlebih dahulu ke Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia. (Irf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here