Warga saat mengangkat korban kecelakaan tunggal di turunan Kodam Lama/foto istimewa

Jayapura, Topikpapua.com, – Kecelakaan tunggal sepeda motor bernomor Polisi DS 2689 J di Jalan Setiapura II, tepatnya di tikungan gorong-gorong Kodam Lama, Distrik Jayapura Selatan, Kamis (14/10) berujung maut.

Dua orang tewas dalam kecelakaan tersebut yakni pengendara motor Vira Rosario dan penumpangnya, Lince Mandowen, sementara satu lainnya mengalami luka-luka.

Diketahui bahwa Vira Rosario yang merupakan seorang mahasiswi itu tewas dengan luka pada bagian kepala depan dan belakang, lecet di pinggul kiri hingga tidak sadarkan diri. Ia meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Marten Indey.

Sedangkan penumpangnya Lince Mandowen tewas dengan kondisi patah leher, keluar darah aktif dari hidung dan telinga. Ia meninggal dunia saat perjalanan ke Rumah Sakit Marten Indey.

Kasat Lantas Polresta Jayapura Kota AKP Viky mengatakan, satu penumpang bernama Flora Angelica Boven dinyatakan selamat dan mengalami luka-luka pada bagian pelipis kiri dan betis. Dan korban sempat mengalami penurunan kesadaran.

Lanjit Viky, dari keterangan saksi sebelum kecelakaan terjadi, pengendara sepeda motor dengan nomor polisi DS 2689 J melintas dari arah Kodam Baru menuju arah Paldam dengan posisi berboncengan tiga. Saat tiba di turunan Kodam Lama tepatnya gorong-gorong, diduga rem motor mengalami blong sehingga membuat kendaraan hilang kendali dan melaju dengan kencang.

“Akibatnya, sepeda motor tersebut keluar jalur ke kanan melewati parit dan menabrak tebing di sisi kanan. Dari kecelakaan tersebut, ketiga korban dilarikan ke RS Marten Indey oleh saksi menggunakan mobil pikap,” ungkap Viky, Jumat (15/10/2021).

Viky menyimpulkan kasus laka tunggal ini terjadi akibat kurang hati – hatinya pengendara motor, serta tidak mematuhi aturan dalam berkendaraan yakni berboncengan tiga orang. 

“Saya menghimbau para pengendara roda dua untuk dapat memeriksakan kendaraannya sebelum jalan, pastikan motor dalam keadaan baik dan pengendara harus taat dalam aturan berkendara dengan tidak berboncengan lebih dari satu orang. Ingat, keselamatan yang utama, jadilah pelopor keselamatan berlalulintas,” tutupnya. (Redaksi Topik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here