Korban Tewas Akibat Pembantaian KKB di Nduga Bertambah

oleh -112 Dilihat
Personel gabungan saat evakuasi korban pembantaian di Nduga/ist

Jayapura, Topikpapua.com – Korban warga sipil yang tewas dibantai Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Nduga Papua pada Sabtu (16/7/2022) bertambah satu jiwa.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Achmad Mustofa Kamal mengatakan, kepastian bertambahnya korban kekejaman KKB pimpinan Egianus Kogoya ini setelah Polres Nduga mendapat laoran dari warga yang menemukan satu jenazah di tanjakan adu mama dua yang lokasinya tak jauh dari lokasi pembantaian di kampung Nagolait, Distrik Kenyam.

“Pada hari Senin (18/7/2022) kita mendapat laporan bahwa warga menemukan jenazah di tanjakan adu mama dua, namun tim baru bisa bergerak ke lokasi pada hari Selasa (19/7/2022),” ungkao Kombes Kamal, Rabu (20/7/2022).

Kamal mengaku, setelah memastikan kebenaran informasi tersebut tim gabungan lalu menuju TKP guna mengevakuasi jenazah.

“Setelah mengetahui posisi jenazah personil gabungan menuju ke lokasi untuk mengecek informasi tersebut, namun sebelum tiba di TKP personil gabungan diserang dengan tembakan dari dua sisi, ” ungkap Kamal.

Sempat terjadi kontak tembak, namun KKB dilaporkan melarikan diri dan proses evakuasi berhasil dilakukan.

“Jenazah kemudian kita evakuasi ke rumah sakit Nduga di Kenyam dan setelah di identifikasi diketahui jenazah tersebut bernama Roy Manampiring (42), warga sipil yang berprofesi sebagai operator sensor, yang saat itu sedang membantu mengerjaksn proyek pembangunan bandara baru di Distrik Kenyam” Jelas Kamal.

Dijelaskan Kamal, dari hasil pemeriksaan terhadap beberapa orang warga setempat, diketahui bahwa pada hari Sabtu (16/7/2022) saat kejadian pembantaian terjadi, korban tidak mengetahui bahwa KKB sedang melakukan aksinya di Kampung Nogolait.

” Berdasarkan keterangan warga, saat itu korban berjalan kaki dari camp nya yang berada di area pembangunan bandara baru menuju ke Distrik Kenyam bersama dengan beberapa warga setempat. Namun saat tiba di daerah tanjakan adu mama dua mereka bertemu dengan KKB,” beber Kamal.

Lanjutnya, “Melihat ada KKB warga setempat yang saat itu bersama korban langsung kabur ke dalam hutan,” Jelas Kamal.

Setelah disemayamkan satu malam di puskesmas Kenyam, Rabu (20/7/2022) siang Jenazah Roy dievakuasi ke bandara Mozes Kilangin Timika.

Dengan penemuan satu jenasah ini, maka total korban tewas akibat kekejaman KKB di Nduga menjadi 10 orang, sedangkan dua orang korban luka saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Timika. (Redaksi Topik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.