Proses evakuasi 3 anggota TNI korban tembak KKB di Nduga / ist

Timika, Topikpapua.com, – Kontak tembak antara angota TNI dengan Kelompok Kriminal Bersejata (KKB) kembali teradi di kabupate Nduga, Papua. Akibat kontak tembak dilaporkan tiga anggota TNI terluka.

Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Kapen Kogabwilhan III) Kolonel Czi IGN Suriastawa kepada pers mengaku kontak tembak terjadi saat Tim Gabungan TNI sedang berpatroli di sekitar Kampung Kendibam, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga.

Baca JugaSerang Pos TNI di Nduga, Seorang Warga Sipil Tertembak

“Kejadiannya itu saat tim gabungan TNI sedang patroli, sekitar pukul  15.15 wit, pada hari kamis lalu. Karena kami di serang maka kami serang balik, dan kontak tembak tak terhindarkan, “Jelas Kolonel Nyoman.

Nyoman menduga kuat pelaku penyerangan adalah bagian dari kelompok Egianus Kogoya.

“Kontak tembak terjadi kurang lebih selama 30 menit dan sampai dengan sore hari, TNI masih tetap melakukan pengejaran terhadap Kelompok tersebut yang lari ke dalam hutan, “Ungkapnya.

Baca JugaKontak Tembak di Nduga, Satu Anggota KKSB Tewas

Diakui Kapen, Pasukan TNI yang terlibat kontak tembak dengan KKB adalah Pasukan Gabungan yang berasal Yonif R 700/WYC yang selama ini mengamankan wilayah Nduga Papua dari gangguan Kelompok Bersenjata.

Akibat kontak tembak, dilaporkan terdapat 3 prajurit TNI yang menderita luka tembak dan sudah mendapatkan perawatan pertama di lapangan dan telah di evakuasi dari lokasi kejadian ke RSUD Mimika dengan aman menggunakan Heli Caracal TNI AU.

“ketiga angota kita yang tertembak kondisinya dalam keadaan stabil dan baik-baik saja. Bagaimana pun juga, TNI siap berkorban apa saja demi keselamatan masyarakat Papua dan bangsa Indonesia” kata Kapen Nyoman.

Kapen juga mengaku ada beberapa anggota KKB yang juga terluka, namun pihaknya tidak isa menemukan jasad atau peaku penyerangan karena diduga telah di selamatkan oleh rekan-rekannya.

Baca JugaY2KMP : Akibat Konflik Sosial di Kabupaten Nduga, Sudah 263 Warga Sipil Meninggal

“Informasi dari Prajurit TNI yang terlibat langsung kontak tembak juga dari masyarakat sekitar dan bukti-bukti yang ditemukan di sekitar lokasi kejadian, kemungkinan  ada KKB yang tertembak dan luka parah, namun seperti biasa, mereka dilarikan dan disembunyikan oleh rekan mereka, “ Beber Kol Nyoman.

Kapen Nyoman menegaskan, paska penembakan pihaknya tidak akan mundur dan akan terus melakukan pengejaran dan penjagaan di daerah Nduga untuk menjaga kedaulatan NKRI di Papua.

“TNI tidak akan pernah lelah untuk mengamankan wilayah Papua dari gangguan kelompok pengacau seperti KKB ini dan terus akan melakukan pengejaran kepada mereka agar Papua bisa damai dan aman terutama menjelang bulan damai dan kasih dalam rangka menyambut perayaan Natal 2020,” Pungkas Kolonel Suriastawa. (Redaksi Topik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here