Kisah Penemuan Korban Tenggelam di Pantai Holtekamp

0
Korban Tenggelam di Pantai Holtekam saat ditemukan muncul di bibir pantai / (dok kel korban)

Jayapura, Topikpapua.com, – Jasad Yohanis Djunaidi Arifianto (41) warga Kabupaten Keerom yang tenggelam saat mandi di pantai Holtekam Jayapura, Rabu siang telah ditemukan dalam keadaan tak bernyawa.

Jasad Yohanis di temukan pihak keluarga sekitar pukul 21.30 wit tergeletak di bibir pantai tak jauh dari lokasi tempat berkumpulnya keluarga yang menunggu tim SAR melakukan pencarian.

“Kami keluarga sempat kaget karena usai melakukan prosesi adat dan doa di bibir pantai, tiba-tiba jasad kaka yohanis muncul tak jauh dari tempat kami berdoa, “Kata Hans Palen, salah satu keluarga korban kepada redaksi topik, Kamis (29/10/20).

Baca JugaTenggelam di Pantai Holtekam, Jasad Pria 41 Tahun Belum Ditemukan

Hans mengaku saat di temukan, kondisi korban tidak layaknya korban tenggelam, “ kaka dia tidak pucat sama sekali, perut juga tidak besar. Setelah kita angkat ke pondok baru dia keluar nafas sekaligus busa dari mulut. Tidak ada air keluar dari dia punya mulut, lecet juga tidak ada sama sekali, “Beber Hans.

Menurut Hans, saat itu korban beserta keluarga datang dari Keerom untuk merayakan hari ulang tahun salah satu keluarga mereka di pantai Holtekam.

Paska di temukan Jasad Yohanis lalu di bawa pihak keluarga ke rumah duka di Arso 9, Kabupaten Keerom.

Sebelumnya dilaporkan korban yang saat itu sedang mandi di pantai Holtekam berenang dan melompat kearah ombak.

“Diduga kuat, saat melompat itu kepala korban terbentur pasir, Saksi juga sempat melihat kepala korban yang muncul dipermukaan air laut, namun tiba-tiba menghilang setelah terseret ombak besar, “Jelas Kapolsek Jayapura Selatan AKP Yosias Pugu, Rabu malam.

Paska berita ada warga yang tenggelam, tim Gabungan SAR dan Sat Pol Air Polresta Jayapura Kota, langsung melakukan pencarian perairan laut Holtekamp.

“Karena hari sudah malam, Tim SAR gabungan sudah putuskan untuk berhenti mencari dan lanjut besok, Kami awalnya sudah pasrah, tapi pas kami doa bersama keluarga di bibir pantai, Kaka Yohanis tiba-tiba muncul, “Jelas Hans. (Redaksi Topik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here