Keroyok Supir Taxi Hingga Tewas, Empat Orang Diamankan Polisi

0
Polisi saat sedang bernegoisasi dengan kerabat korban yang memalang jalan didaerah dokIX / Istimewa

Jayapura, Topikpapua.com, – Empat orang yang di duga kuat sebagai pelaku pengeroyokan terhadap Laode Rafi Udin, seorang supir taxi di daerah dok IX jayapura berhasil diamankan Polisi.

Kasubag Humas Polresta Jayapura,  Iptu Jahja Rumra, SH., MH menjelaskan bila empat dari lima pelaku pengeroyokan kini telah diamankan polisi.

“Kami sudah amankan empat orang terduga pelaku penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Keempat terduga pelaku yakni HM (24), AW (29) PW (18), dan YW, sementara satu pelaku masih dalam pengejaran,” ungkap Iptu Jahya kepada Redaksi Topik, Sabtu (13/07/19).

Dijelaskan Iptu Jahya bila kejadian pengeroyokan tersebut terjadi pada hari Jumat (12/07/19) dini hari sekitar pukul 01.00 WIT, diseputaran Dok IX Distrik Jayapura Utara.

“Sebelumnya para pelaku sedang miras,  tiba-tiba para pelaku terlibat cekcok lalu melakukan pemukulan terhadap dua korban. Saat para pelaku sedang mengejar dua korban tersebut datang korban Laode Rafi, tanpa basa-basi para pelaku langsung melakukan penganiayaan terhadap korban hingga meninggal dunia dilokasi kejadian,” Jelas Iptu Jahya.

Diakui Iptu Jahya bila satu dari empat terduga pelaku pengeroyokan tersebut salah satunya adalah oknum anggota TNI AD.

“Keempat diamankan di lokasi berbeda, satu diantaranya merupakan Oknum TNI AD namun yang bersangkutan masih dalam pemeriksaan apakah terlibat dalam kasus itu atau tidak,” ucapnya.

Pasca kejadian pengeroyokan keluarga korban sempat memalang jalan di daerah dok IX, akibatnya aktifitas transportasi dari dan menuju kota jayapura sempat lumpun hingga 2jam lamanya.

kerabat korban yang tidak terima atas aksi itu melakukan pemalang jalan dengan tuntutan agar para pelaku segera ditangkap serta di proses lebih lanjut sesuai dengan hukum yang berlaku.

” memeng ya sempat di panag, namun pihak Kepolisian Resor Jayapura bersama Polesek Jayapura Utara melakukan negoisasi bersama pihak keluarga dan kerabat korban sehingga pemalangan dapat dibuka dan akses jalan umum dapat digunakan lagi, “Pungkas  Iptu Jahya. (Redaksi Topik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here