Kemenhub Cabut NOTAM Penerbangan Penumpang, Ini Tanggapan PT AP I Jayapura

0
General Manager (GM) PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Sentani, Antonius Widyo Praptono / ist

Sentani, Topikpapua.com, – PT Angkasa Pura I (AP I) hingga saat ini masih menunggu arahan dan keputusan dari Kantor Otoritas Bandara (Otban) Wilayah X Merauke terkait adanya surat pencabutan NOTAM oleh Kementerian Perhubungan yang telah mencabut pembatasan penerbangan penumpang di empat bandar udara di Papua termasuk di Bandar Udara Sentani.

General Manager (GM) PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Sentani Antonius Widyo Praptono dalam Rilis yang di terima Redaksi Topik, Jumat (27/3/20), mengatakan hingga kini status bandara sentani masih tertutup untuk penerbangan komersial penumpang dan hanya melayani penerbangan cargo dan militer.

“Saya harap kepada rekan-rekan media agar dapat memberikan atau menyampaikan berita sejelas mungkin kepada masyarakat terkait kondisi operasional Bandara Sentani yang saat ini masih beroperasi. Namun hanya melayani penerbangan pesawat kargo, “ Ungkap Antonius.

Menurutnya, hingga kini pelayanan cargo masih terus berjalan normal seperti biasa, “pelayanan cargo itu kan langkah yang di harapkan oleh para stakeholder agar fungsi bandara sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi khususnya di daerah Papua tetap berjalan,” kata Anthonius.

Dijelaskan Antonius, Bandara Sentani tetap akan melakukan berbagai upaya kesiapan jika akhirnya diputuskan untuk dibuka kembali bagi penerbangan penumpang dengan melakukan tindakan pencegahan penyebaran Covid-19 (Coronavirus).

“ Untuk Social distancing akan diterapkan dengan memberikan tanda batas antrean mulai dari area security checks point, area check-in, pintu lobby keberangkatan, area scan boarding pass hingga di area eskalator dan di dalam lift. Begitupun pada kursi di ruang tunggu penumpang juga diberikan panduan berupa stiker panduan, “ Beber Antonius.

Antonius menerangkan bila pihaknya akan secara rutin, melakukan upaya sterilisasi dan desinfektanisasi, baik di terminal penumpang maupun terminal kargo. Peralatan dan fasilitas yang sering digunakan akan disemprot menggunakan desinfektan untuk mencegah penyebaran virus Corona.

“Pada prinsipnya, kami siap apapun yang diperintahkan oleh Kementerian Perhubungan melalui Kantor Otoritas Bandara Wilayah X Merauke. Kalaupun penerbangan berpenumpang harus kami aktifkan kembali melalui pencabutan Notam, tentunya kami juga berharap keputusan tersebut sudah melalui koordinasi final antara Kementerian Perhubungan dengan Pemerintah Daerah, dan kesiapan tersebut juga telah kami dukung dengan langkah-langkah pencegahan yang selama ini terus kami lakukan,” Pungkas Antonius.

Bandara Internasional Sentani Jayapura hingga saat ini masih beroperasi dengan membatasi pelayanan hanya kepada Pesawat Cargo sesuai dengan instruksi yang termuat dalam Berita Acara Kesepakatan Bersama Pencegahan, Pengendalian dan Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Provinsi Papua, tanggal 24 Maret 2020 yang dihadiri Forkompimda , Bupati Se-Provinsi Papua dan Para Stakeholder. (Irf/RT)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here