Viktor Yeimo saat menjalani proses pemeriksaan Kesehatan / ist

Jayapura, Topikpapua.com, –  Kepala Kejaksaan Negeri (Kajati) Papua, Nikolaus Kondomo mengaku bila saat ini kasus Viktor Yeimo tidak lagi menjadi kewenangan Kejati Papua melainkan menjadi kewenangan Pangadilan Negeri Jayapura.

“Masyarakat harus tau ya, sat ini penanganan kasus Viktor Yeimo itu sudah menjadi kewenangan Pengadilan Negeri Jayapura, kami sudah limpahkan pada tanggal 12 Agustus  lalu ke pengadilan, jadi bukan lagi kewenangan kami, “Ungkap Kajati kepada pers lewat Virtual rilis, Senin (16/08/21).

Baca Juga : Kejati dan DPR Papua Jamin Hak Asasi Viktor Yeimo di Rutan Brimob

Dijelaskan Kajati bila pihaknya menerima berkas perkara tahap II Tersangka Viktor Yeimo dari penyidik Polda Papua pada tanggal 6 agustus.

“Setelah itu penyidik kami memeriksa berkas tersebut dan setelah kita nyatakan lengkap lalu kita serahkan ke pengadilan negeri jayapura pada tanggal 12 agustus, “Jelasnya.

Menurut Kajati hingga kini pihaknya masih menunggu proses penetapan tahanan dan penetapan hari sidang.

Baca Juga : Tak Kantongi Ijin, Demo KNPB Dibubarkan Polisi

“ Kalau tanggal penetapan tahanan dan penetapan hari sidang sudah keluar barulah kita limpahkan tahanan ke Lapas, jadi masyarakat harus mengerti hal ini, “Bebernya.

Terkait hal tersebut, Kajati menghimbau kepada masyarakat, khususnya para mahasiswa agar tidak mudah terprovokasi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab terkait penanganan kasus viktor Yeimo.

Baca Juga : Mendagri : Bila Menentang Pancasila, KNPB bisa Dibubarkan

“Buat ade-ade mahasiswa, jangan terprovokasi oleh mereka yang tak bertanggung jawab, karena kami penegak hukum tetap memberikan hak-hak saudara Viktor selama di tahan, “Ujarnya.

Kajati mengajak kepada seluruh elemen masyarakat papua agar sama-sama mengawasi proses penegakan hukum terhadap Viktor Yeimo, termasuk hak-hak Viktor selama di tahan.

Baca Juga : Hadiri Sidang HAM PBB, KNPB Angkat Kasus Pelanggaran HAM di Papua, Ini Tanggapan TNI

“Itu adalah hak dasar dia sebagai manusia yang kita penuhi, nanti kalau ade-ade terprovokasi maka yang akan rugi aalah ade-ade sendiri, mari kita percayakan pada penegak hukum. Nanti dipersidangan akan terungkap semua, jadi mari kita kawal sama-sama dan kami pastikan semuanya terbuka secara umum, “Jelas Kondomo.

Terkait kondisi kesehatan Viktor Yeimo, Kajati mengaku saat ini kondisi Viktor dalam keadaan sehat.

“Saat ini Viktor masih di Rutan Brimob, dan kondisinya sehat, kemaren saya sudah perintahkan Aspidum untuk lihat langsung dan laporannya kondisi dia sehat dan Rutannya layak, “Ujar Kajati.

Kajati juga mengaku bila hasil pemeriksaan kesehatan Viktor di ketahui bahwa penyakit yang diderita Viktor bukan karena akibat penahanannya di Rutan Brimob, namun sudah ada sebelum Viktor di tahan.

“ Hasil pemeriksaan Viktor, ternyata penyakit yang diderita itu penyakit bawaan, bukan akibat di tahan di Rutan brimob dan sudah diberikan pengobatan oleh dokter, “Pungkas Kajati.

Viktor Yeimo sendiri di tangkap Tim Gabungan Satgas Nemangkawi dan Dit Reskrimum Polda Papua di Depan Dealer Daihatsu Tanah Hitam,Distrik Abepura Kota Jayapura pada hari Minggu tanggal 9 Mei 2021.

Viktor di tangkap setelah menjadi menjadi DPO Polda Papua atas kasus Kerusuhan Tahun 2019 di wilayah Kota Jayapura.

Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan rumusan Pasal 106 Jo Pasal 87 KUHP dan atau Pasal 110 KUHP dan atau pasal 14 ayat 91), (2) dan pasal 15 Undang- Undang nomor 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan atau Pasal 66 Undang-Undang nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, Lambang Negara serta lagu Kebangsaan dan atau pasal 160 KUHP dan atau Pasal 187 KUHP dan atau Pasal 365 KUHP dan atau Pasal 170 Ayat (1) KUHP dan atau pasal 2 Undang – Undang Darurat nomor 12 Tahun 1951 Jo Pasal 64 KUHP. ( Redaksi Topik )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here