Kasus Positif C-19 Meningkat Drastis, Status Papua Jadi Tanggap Darurat

0
Suasana Rapat Forkompinda Papua terkait Pandemi Covid-19 di Gedung Negara, Rabu (07/04/20) / ist

Jayapura, Topikpapua.com, – Meningkatnya jumlah pasien positif C-19 di Papua membuat Pemerintah Papua meningkatkan status siaga darurat menjadi Tangap Darurat.

“Saya yang bertanda tangan di bawah ini, Lukas Enembe S.Ip, MH (Gubernur Papua) dengan ini menyatakan, meningkatkan status siaga darurat virus corona menjadi status tanggap darurat,” Kata Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal Saat rapat bersama Forkompinda Papua di Gedung Negara, Rabu (08/04/20).

Menurut Klemen, Pemberlakuan status tanggap darurat di Papua akan mulai diterapkan pada 9 April 2020 hingga 6 Mei 2020 atau berlaku selana 28 hari atau dua kali masa inkubasi.

Klemen menjelaskan, penetapan status siaga darurat pada Kamis, 24 maret 2020, dilakukan saat ada 2 kasus positif corona di Papua, Namun, hingga Selasa (07/04/20), jumlah kasus positif corona meningkat tajam hingga 31 kasus dengan 4 pasien diantaranya meninggal dunia.

Atas dasar itu kemudian Pemrpov Papua menaikan status penanganan covid-19 menjadi tanggap darurat. Pembatasan sosial dan penutupan akses keluar dan masuk Papua pun diperpanjang selama 14 hari.

“Dengan melihat kondisi objektif seperti ini maka Pemprov Papua bersama semua stakeholder sepakat untuk memperpanjang untuk 14 hari ke depan” Kata Klemen.

Hingga Malam ini, Rabu 08 April 2020 berdasarkan data dari Satgas Covid-19 Papua, jumlah Komulatif pasien positif C-19 di Papua sebanyak 45 Kasus atau naik 14 kasus dari hari kemaren, dengan catatan 35 orang dalam perawatan, 5 orang sembuh dan 5 orang Meninggal Dunia.

Jumlah ODP berkurang 178 kasus dari 3.262 menjadi 3084 orang, Sedangkan PDP bertambah 10 kasus dari 44 menjadi 54 orang. (Redaksi Topik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here