Kapolresta : Kota Jayapura Sudah Kondusif

0
Kapolresta Jayapura, Ketua FKUB Kota Jayapura dan Ustad Eko saat menggelar dialog di RRI Pro 1 Jayapura / ist

Jayapura, Topikpapua.com, – Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustav Urbinas mengatakan situasi Kota Jayapura pasca aksi demo anarkis pada 29 Agustus lalu saat ini sudah Kondusif.

“ Kami dibantu dari BKO  Brimob Indonesia telah melaksanakan kegiatan-kegiatan Kepolisian seperti Patroli Dialogis dan Sambang serta Razia diberbagai tempat untuk membuat masyarakat merasa aman dan nyaman dalam beraktivitas. Untuk kegiatan masyarakat telah berangsur lancar semua dan aktivitas perkantoran dan sekolah sudah mulai aktif kembali seperti biasa, “ Ungkap Kapolres.

Menurut Kapolres, Kehadiran Polisi dijalan-jalan bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman Pasca Demo Anarkis yang terjadi pada 29 Agustus 2019 sehingga tidak ada lagi kelompok-kelompok atau perkumpulan orang yang ingin berbuat tindakan yang akan melanggar hukum, “ Terkait dengan situasi saat ini kami berfokus untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, “ Katanya.

Sementara itu, Ketua FKUB Kota Jayapura Pdt. Willem Itarr, S.Th mengatakan bila FKUB Kota Jayapura terus melakukan pertemuan dengan beberapa tokoh, pimpinan Paguyuban dan petinggi agama untuk mencari solusi dan bertukar pendapat untuk kesejahteraan masyarakat Kota Jayapura.

“ kami sangat mengapresiasi Kepolisian  dalam hal ini Polda Papua dan BKO Brimob Indonesia yang mengemban tugas Negara menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap aman dan kondusif, “ Puji Pdt Willem.

Lanjutnya, selaku Ketua FKUB Kota Jayapura dan Pimpinan Agama merasa sangat aman dan senang dengan kehadiran Polisi di tempat-tempat ibadah, “ kami merasa terjaga dan nyaman pada saat akan melaksanakan Ibadah. Kami Sepakat dari Para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh adat untuk menjaga tanah Papua khususnya kota Jayapura agar tetap aman dan kondusif, diharapkan kepada masyarakat untuk tidak terpancing atau percaya pada berita yang belum benar keberadaanya, jangan mudah untuk terprovokasi, “ Beber Pdt Willem.

Hal serupa juga di sampaikan oleh Ustad Dr. Eko Siswanto. Menurutnya kita sebagai Umat yang beriman untuk selalu menjaga kedamaian, tidak ada satupun Agama yang mengajarkan untuk menebarkan kebencian  dan melalukan pertikaian hingga permusuhan.

“ Kita selalu diajarakan untuk saling tolong menolong serta bergotong royong membangun keanekaragaman hingga menjadi sesuatu yang kokoh meskipun berbeda keyakinan dan perbedaan, “ Jelas Ustad Eko.

Lanjutnya, Membangun kebersamaan dalam berbagai perbedaan adalah hal yang sangat baik, membangun musyawarah sangat penting dilakukan terhadap sesama agar tercipta suatu komunikasi yang baik untuk menciptkan hal-hal yang positif.

Diharapkan kepada masyarakat Jayapura untuk mari kita bersama sama menolak dan melawan Hoax karena Hoax dapat memecah persatuan kita. (Redaksi Topik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here