Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw / ist

Jayapura, Topikpapua.com, – Kapolda Papua, Irjen Pol. Paulus Waterpauw, mengatakan pihaknya sudah mengantongi identitas pelaku pembunuhan Hendry Jovinski, staf KPU Yahukimo yang tewas di bunug OTK pada selasa 11 Agustus lalu.

 “Pelakunya sudah kami identifikasi, dan tadi subuh (selasa) sekitar pukul 02.00 WIT tim aparat gabungan sudah mencoba coba masuk ke lokasi yang ditengarai sebagai tempat tinggal pelaku, namun pelaku tidak ditemukan,” kata Waterpauw kepada Pers, Rabu (19/08/20).

Dikatakan, walaupun pihaknya belum mengetahui keberadaan pelaku,namun identifikasi pelaku sudah dimiliki oleh pihaknya, “Artinya dalam waktu dekat kami sudah bisa mengungkap pelaku,” tegas Waterpauw.

Kapolda juga mengungkapkan bila kasus pembunuhan staf KPU Yahukimo tersebut cukup menarik, pasalnya dari hasil pemeriksaan sementara, keterangan saksi bertolak belakang dengan fakta yang ditemukan di lapangan.

“Awalnya kan dikatakan oleh saksi bahwa dirinya dan almarhum mengantarkan obat ke istrinya yang sedang sakit, namun setelah kami telusuri ternyata istrinya tidak sakit disaat kejadian pembunuhan tersebut,” kata Kapolda.

Selain itu, Lanjut Waterpauw, kenapa hanya almarhum yang dibunuh sedangkan saksi tidak disentuh sama sekali oleh para pelaku.

“Ini menjadi dasar untuk kami menelusuri kasus tersebut. Seharusnya atau sewajarnya, saksi bisa melerai atau paling tidak membela agar korban tidak dianiaya hingga meninggal dunia. Inikan tidak, malah saksi baik-baik saja,” katanya.

Menurut Waterpauw, siapapun bisa memberikan keterangan sesuai dengan apa yang diinginkan, dan itu sah-sah saja, “Tidak apa-apa, dari keterangan saksi tersebutlah akan kami ambil kesimpulan. Apakah keterangan tersebut dibuat atau memang sesuai dengan kenyataan,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Hendry Jovinski staf KPU Yahukimo di bunuh oleh OTK usai menemani rekannya, Kenang Mohi mengantarkan obat untuk istri Kenang yang di kabarkan sakit.

Saat melintas pulang tepatnya di jalan gunung, sekitar kali teh distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo Kenang dan Hendry di palang oleh seseorang. Saat berhenti pelaku sempat menanyakan KTP Hendry, namun saat hendak di tunjukkan pelaku langsung menikam Hendry dengan pisau. Nyawa hendry tak tertolong usai pelaku lainnya yang muncul dari semak-semak ikut membacok Hendry. (Redaksi Topik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here