Jokowi Janjikan Keringanan Bayar Listrik, PLN Papua : Mekanismenya Belum Ada

0
istimewa

Jayapura, Topikpapua.com, – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat (UIWP2B) mengaku hingga kini pihaknya belum menerima mekanisme pembebasan dan pemberian diskon bagi pelanggan PLN di Papua dan Papua barat terkait Pandemi Covid-19 di Indonesia.

Humas PLN UIWP2B, Septian  Dwi Pujiyanto saat di hubungi Redaksi Topik, Rabu 01/04/20 mengatakan pada dasarnya PLN UIWP2B siap mendukung penuh kebijakan Pemerintah untuk membebaskan pembayaran listrik mulai dari daya 450 Volt Ampere (VA) dan memberikan diskon 50 persen bagi pelanggan dengan daya 900 VA bersubsidi.

“Kalau di tanya siap kita di Papua siap ya.., tapi sampai saat ini kita belum menerima mekanisme nya bagiamana.., karena itu kan adalah kebijakan dari kementrian ESDM, nanti kalau sudah ada mekanisme nya baru kita akan melakukan kebijakan itu, “Jelas Septian.

Septian menjelaskan, mekanisme di maksud adalah apakah pembebasan bagi pelanggan dengan daya 450 VA atau pemberian diskon 50 persen bagi pelanggan dengan daya 900 VA itu berlaku untuk umum atau berdasarkan golongan.

“ Jadi gini ya.., pelanggan yang 450 VA itu dan yang  900 VA itu kan ada golongan nya juga, ada yang kebutuhan sosial seperti tempat ibadah, sekolah atau kebutuhan rumah tangga, nah apakah itu juga di diskon atau tidak kita juga belum tau, “Jelasnya.

“Kalau mekanisme nya udah turun, kita siap untuk implementasinya nanti di lapangan, “Pungkas Septian.

Sebelumnya pemerintah pusat telah mengumumkan akan memberikan kebijakan untuk membebaskan pembayaran listrik bagi 24 juta pelanggan dengan daya 450 Volt Ampere (VA) dan memberikan diskon 50 persen bagi 7 Juta pelanggan dengan daya 900 VA bersubsidi. Keringanan biaya listrik ini akan berlaku selama tiga bulan yakni April, Mei, dan Juni 2020.

 “Kebijakan pembebasan tagihan untuk pelanggan 450VA dan keringanan tarif listrik 50% tersebut sudah dibicarakan dan dikoordinasikan dengan PLN. Kami sangat mendukung dan siap melaksanakan kebijakan Pemerintah yang disampaikan oleh Presiden RI Bapak Joko Widodo,” tutur Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini.

Dirinya menambahkan, adanya kebijakan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak akibat pandemi global Covid-19 yang mengakibatkan lesunya perekonomian. Program pembebasan tagihan dan keringanan pembayaran tersebut dimaksudkan untuk melindungi masyakarat yang paling terdampak pandemi.

“Saat ini masyarakat diimbau untuk tetap di rumah. Berkegiatan di rumah. Tujuannya untuk mencegah penularan yang makin luas. Pembebasan dan diskon tarif listrik ini diharapkan dapat mendukung hal tersebut. Jadi masyarakat, khususnya yang tidak mampu, tidak harus khawatir dalam menggunakan listrik selama musim yang sulit ini,” pungkas Zulkifli. (Redaksi Topik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here