Jenazah Tukang Ojek Korban Tembak OTK di Ilaga Diterbangkan Ke Makassar

oleh -128 Dilihat
Jenazah tukang ojek yang jadi korban tembak OTK di Ilaga saat dievakuasi/istimewa

Jayapura, Topikpapua.com, – Jenazah Damri (57), tukang ojek yang menjadi korban penyerangan orang tak dikenal (OTK) di Kabupaten Puncak, telah dievakuasi aparat gabungan menuju Kabupaten Mimika, Selasa (24/1/2023).

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan, proses evakuasi jenazah dari Kabupaten Puncak menuju Kabupaten Mimika tersebut menggunakan pesawat Cessna 208B Grand Caravan milik Smart Cakrawala Aviation dengan nomor registrasi PK-SNJ.

Sesaat tiba di Bandara Mosez Kilangin, jenazah korban diterima oleh Kapolsek Bandara Iptu Andi Batilu bersama personelnya untuk dibawa menuju RSUD Kabupaten Mimika.

Lanjutnya, jenazah korban akan ditangani terlebih dahulu oleh pihak rumah sakit sebelum diberangkatkan ke kampung halamannya di Makassar, Sulawesi Selatan untuk disemayamkan oleh pihak keluarga.

“Rencana hari ini korban akan diberangkatkan menggunakan pesawat Batik Air menuju Kota Makassar sekitar Pukul 15.00 WIT,” terangnya.

Benny menyampaikan aparat TNI-Polri masih melakukan penjagaan terhadap jenazah di sekitaran Bandara Mozes Kilangin, menunggu Pesawat Batik Air untuk diterbangkan ke kampung halamannya.

Secara terpisah Kapolda Papua Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri menegaskan bahwa aparat TNI-Polri akan menindak tegas pelaku penyerangan yang mengakibatkan hilangnya nyawa tukang ojek tersebut.

“Kami akan mengusut dan memproses hukum secara tegas namun terukur kepada pelaku yang harus bertanggung jawab atas kejadian yang tidak berperikemanusiaan ini,” tandas Kapolda.

Sebelumnya diberitakan Penembakan kembali terjadi di Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah. Kali tukang ojek bernama Damdi ditembak mati oleh OTK, Senin (23/1/2023) sore.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan, korban telah di evakuasi ke Pusekesmas Ilaga.

“Benar ada penembakan di Ilaga. Korbannya seorang tukang ojek, dia meninggal akibat ditembak,”kata Kabid Humas.

Menurutnya, selama ini kepolisian selalu menghimbau agar masyarakat khususnya tukang ojek tidak mencari nafkah ke lokasi yang rawan.

“Saya imbau kepada tukang ojek di kawasan pegunungan untuk tidak mengambil resiko dalam mengantar penumpang,” terangnya.

“Tadi juga ketika anggota ke lokasi kejadian pelaku sudah tidak ada. Tidak ada kontak tembak anggota dengan kelompok ini,” tandas Kabid Humas. (Redaksi Topik)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.