Walikota BTM dan Kapolresta GRU saat menggelar sidak di Pasar Tradisional / ist

Jayapura, Topikpapua.com, – Menjelang hari raya Natal dan Tahun Baru, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TIPD) Kota Jayapura melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di Pasar Tradisional dan Pasar Modern di Kota Jayapura.

Sidak dipimpin langsung oleh Walikota Jayapura, DR. Drs. Benhur Tomi Mano, MM didampingi Kapolresta Jayapura Kota, AKBP Gustav R. Urbinas, SH., S.IK., M.Pd.

Hadir juga, Wakil Walikota Ir. Rustan Saru, MM, Para OPD Pemerintah Kota Jayapura serta Instansi terkait seperti dari Balai BPOM Jayapura, PBI Bulog, PDAM dan KSA PLN UP3 Jayapura.

Dalam inspeksi mendadak ini ada tiga lokasi yang menjadi sasaran diantaranya Swalayan Hypermart, Pasar Tradisional Hamadi dan Gudang Dolog Jayapura.

“Sidak ini kita lakukan karena Pemerintah wajib menjaga agar masyarakat tidak susah di situasi yang krisis saat ini (Pandemik covid-19) Jelang perayaan Natal serta Tahun Baru, “Kata BTM sapan akrap Walikota Jayapura kepada Pers disela-sela giat sidak, selasa (15/12/20).

Lanjut BTM, Tugas pemerintah yaitu menjaga ketersediaan 9 bahan pokok menjelang hari raya natal dan tahun baru di wilayah kota jayapura.

“Sidak ini kita cek stok beras dan kualitasnya, kalau kurang kita akan masukkan supaya ada ketersediaan demi menjaga kestabilan harga, Presiden RI sangat memperhatikan ini sehingga di bentuk tim pengendali inflasi daerah, ketuanya Walikota dan Bupati yang langsung mengendalikan, “Jelas BTM.

BTM  juga mengingatkan kepada distributor agar tidak menimbun bahan pokok, Saya sudah sampaikan kepada pak Kapolresta, kalau ada distributor yang nakal segera di tindak, kalau perlu dicabut ijin usahanya, “Tukas BTM.

Sementara itu Kapolresta Jayapura Kota, AKBP Gustav R. Urbinas mengungkapkan bila hasil sidak bersama Walikota BTM, pihaknya tidak ditemukan pelanggaran, baik itu penimbunan bahan pokok atau adanya bahan makanan yang adaluarsa.

“ Kalau masalah Ketersediaan bahan pokok jelang Naratu saya kira cukup baik, cuma yang perlu kita atensi mengenai harga, jangan sampai ada potensi perubahan harga dan penimbunan bahan pokok, “Ungkap AKBP Gustav.

Ia pun menambahkan, dari pengamatan di beberapa toko bahwa jarak kadaluarsa produk makanan dari pabrik ke konsumen tidak terlalu lama.

“ kedepan kita akan gelar sidak lagi, kami ingatkan jangan sampai ada yang menjual makanan dan minuman yang kadaluarsa, kalau kami temukan, pasti akan kami tindak tegas, “Pungkasnya. (Redaksi Topik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here