Jelang Natal dan Tahun Baru Harga Tiket Melambung, Ini Penyebab nya

0
Cap : Ilustrasi Harga tiket Pesawat Terbang melambung tinggi/ google

Jayapura,Topikpapua.com,  –  Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua, Reky Ambrauw mengatakan tingginya permintaan konsumen transportasi udara selama liburan Natal dan Tahun Baru 2018 menjadi salah satu faktor naiknya harga tiket pesawat.

Meski ada kesan harga tiket pesawat meroket dan menembus angka diatas lima hingga belasan juta, Reky memastikan harga tersebut masih dalam ambang batas atas tarif sebagaimana peraturan Menteri Perhubungan Nomor14 Tahun 2016.

“Harga yang diberikan maskapai masih sesuai aturan tentang ambang batas tarif atas dan tarif bawah. Selain itu, kapasitas tempat duduk terbatas dari setiap penerbangan serta fluktuasi kurs rupiah juga menjadi penyebab melonjak harga tiket ini,” kata Reky usai rapat koordinasi bersama seluruh mitra perhubungan darat, udara dan laut, Senin (17/12/2018) pagi.

Namun demikian, kata Reky tidak semua penumpang yang saat ini bepergian keluar Papua mendapatkan tiket dengan harga yang tinggi. Sebagaimana penjelasan pimpinan Maskapi , lanjut Reky banyak diantara penumpang yang telah memesan tiket jauh hari sebelum masuk peak season.

“Sebenarnya tiket ini sudah dijual dari lama, dan harga tidak seperti sekarang cuma karena permintaan masyarakat diwaktu mepet itu yang buat tiket jadi naik,” kata Reky berharap agar masyarakat di Papua lebih selektif dan jangan membeli tiket dari calo.

Soal kapasitas Dinas perhubungan dalam hal ini, pria yang pernah menjabat sebagai Penjabat Bupati Mamberamo Tengah ini menjelaskan,  Dinas Perhubungan tidak bisa mengintervensi lebih jauh, sebab ketentuan harga tiket sudah diatur dalam peraturan menteri.

“Maka dari itu kembali kami himbau kepada masyarakat jangan beli tiket lewat calo, karna pasti harganya berbeda dengan angka yang tinggi.Jangan nanti beli calo lantas mengeluh harga tiket mahal, “ jelasnya

Soal pengawasan, itu merupakan ranah otorita bandara (Otban) yang kedudukannya ada di Kabupaten Merauke. Dimana Dinas Pehubungan Provinsi Papua tidak memiliki kewenangan dalam hal melakukan koordinasi dan menanyakan keluhan masyarakat soal tingginya harga tiket tersebut, termasuk meminta untuk dilibatkan dalam hal pengawasan dilapangan

“Jadi nanti kami akan berkoordinasi dengan Otorita Bandaradan UPBU untuk melibatkan Dinas Perhubungan dalam hal pengawasan untuk id card dalam arti mungkin kita bisa membantu UPBU Bandara Sentani untuk terlibat, jadi intinya kita hanya bisa membantu dalam hal memantau dan mengawasi saja,” jelas Reky.

Tidak hanya membahas harga tiket pesawat, menurut Reky dalam pertemuan  itu juga membahas tentang jalur darat, arus lalu lintas di Kota Jayapura yang mengalami kemacetan, dimana terkait kemacetan itu akan diantisipasi langsung Dirlantas Polda maupun Polresta Jayapura, sekaligus penertiban jam jalannya truck container di jam yang sudah ditentukan oleh aturan Walikota Jayapura.

“Kita harapkan beberapa hari kedepan, sudah ada langkah-langkah yang diambil, banyak hal yang mempengaruhi. Jadi kita hanya koordinasi saja, kewenangan semua ada di teman-teman darat, laut dan udara. Yang jelas diharapkan mereka dapat memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat jelang Natal dan tahun baru,” harapnya.

Sementara itu, perwakilan maskapai Garuda Indonesia Donald mengatakan, tetap mengacu kepada peraturan menteri tarif batas atas dan bawah. “Kalaupun ada harga yang tinggi merupakan kelas bisnis tidak diatur dikeputusan menteri, namun diserahkan kepada airlines masing-masing,” katanya.

Ditempat yang sama, Manager Trigana Air Cabang Jayapura, Bodiono mengatakan hal sama, hanya khusus Jayapura – Wamena, kapasitas bisa di maksimalkan, namun jenis pesawat ATR tetap dibatasi, dimana runway nya tidak bisa selevel seperti bandara sentani karena tidak adanya regresi bandara.

“Dari Wamena kita maksimal nya cuma 40 saja itu sudah maksimal. Kalau untuk keselamatan penumpang pasti akan dikurangi seatnya, tapi harganya tetap masih stabil sesuai dengan aturan menteri, Sentani Wamena masih 845ribu, kalau sebaliknya 830 ribu,” jelasnya. (Redaksi Topik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here