Mantan Pemain Persipura Jayapura, Jack Komboy / ist

Jayapura, Topikpapua.com, – Mantan pemain bertahan sekaligus legenda hidup Persipura Jayapura, Jack Komboy, menyayangkan sikap yang diambil PSSI dan PT Liga Indonesia yang terus menunda kompetisi liga 1 dengan alasan belum mendapat ijin keramaian dari kepolisian.

Menurut Jack yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Papua, PSSI selaku federasi sepak bola tertinggi di tanah air serta PT. Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai operator kompetisi liga harus berkaca dari negara-negara lain yang tetap menjalankan kompetisi sepak bolanya meski di tengah situasi masa pandemi Covid-19.

“Saya rasa kalau soal prosedur tetap pastinya semua sama, baik di Indonesia maupun di negara lain seperti di Thailand misalnya, karena semua di bawah naungan FIFA dan AFC. Jadi, menurut saya tak ada alasan kompetisi di tunda,” ujar Jack Komboy kepada Redaksi Topik,Selasa (17/11/2020).

Selain itu Jack juga menyinggung soal ijin keramaian dari kepolisian yang dijadikan alasan oleh PSSI dan PT LIB untuk menunda kompetisi.

“inikan lucu ya.., kompetisi yang jelas telah disepakati tanpa petonton kok tak diberi ijin, sementara ada giat lain seperti pilkada atau acara nikah yang menghadirkan ribuan massa malah di beri ijin, “Tukasnya.

Dijelaskan Jack, Ketidakjelasan soal kelanjutan kompetisi ini bukan saja menyakiti hati para pelaku dan pecinta sepakbola di tanah air, tapi juga berdampak pada klub-klub peserta, termasuk masalah finansial dan kontrak pemain.

“Persipura contohnya, sudah melakukan persiapan di luar papua, bayangkan saja berapa besar biaya yang harus dikeluarkan untuk sewa hotel selama di luar Papua, belum lagi masalah gaji pemain dan ofisial yang harus tetap jalan, sementara kepastian kompetisi kapan bergulir tak pasti, “Jelas Jack.

Akibatnya, lanjut Jack, berimbas pada nasib para pemain. Soalnya, tidak adanya kompetisi sepak bola membuat para pemain dan ofisial tim kebingungan perihal gaji pemasukan.

“ Kalau di Persipura dan beberapa club yang secara finalsial bagus mungkin tak begitu masalah, tapi saya dengar ada beberapa pemain dari club lain yang harus ikut liga tarkam dan liga futsal hanya untuk mencari pemasukan karena sudah tidak di gaji. Saya harap masalah ini jadi pertimbangan federasi,” Ungkap Jack.

Seperti yang diketahui sebelumnya, PSSI dan PT. LIB terpaksa menunda kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2020 dengan alasan tidak mendapat restu dari Mabes Polri selaku pihak keamanan, mengingat situasi pandemi virus Corona yang semakin meningkat di Indonesia.

Penundaan liga bahkan di lakukan beberapa kali. Info terbaru PSSI dan PT LIB rencananya akan melanjutkan kompetisi pada bulan Februari 2021. (Redaksi Topik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here