Jack Komboy : Baru 3 Kabupaten/Kota di Papua yang siap UNBK Online

0
Ketua Komisi V DPR Papua, Kamasan Jack Komboy / istimewa

Jayapura, Topikpapua.com, – Ketua Komisi V DPR Papua, Kamasan Jack Komboy mengaku hingga awal bulan Maret 2019 barulah dua kabupaten dan satu kota di Papua yang siap 100 persen menggunakan sistem UNBK berbasis online.

“Baru ada tiga kabupaten yang sudah 100% mengunakan UNBK sistem Online, yakni Kabupaten Supiori, Kabupaten Waropen dan Kota Jayapura,”ungkap Jack kepada Redaksi Topik usai menggelar pertemuan terbatas komisi V DPR Papua dengan ketua UNBK dinas Pendidikan Provinsi Papua kamis, (01/03/19).

Sementara untuk pelaksanaan ujian Nasional di Papua di lakukan dalam tiga sistem yakni secara Online, Offline dan cara Manual. Untuk Kabupaten yang sama sekali belum pernah melakukan UNBK berbasis Online rata-rata adalah daerah pegunungan papua.

“Rata-rata kabupaten di wilayah pegunungan, seperti Kabupaten Puncak Jaya, Yahukimo, Tolikara, Mamberamo Tengah, Yalimo, Puncak, Intan Jaya dan Nduga, masalah jaringan internet menjadi halangan nya, ” Beber mantan pemain persipura tersebut.

Untuk itu Jack berharap sejumlah daerah yang belum mengunakan sistem Online untuk segera mempersiapkan Sumber daya manusia, baik fasilitas penunjang yang di perlukan dalam pelaksanaan ujian. “Komputer, jaringan internet dan PLN untuk listriknya harus segera disiapkan, “kata Jack

Jack mengaku dalam pelaksanaan ujian dengan sistem Online akan lebih mudah, baik bagi siswa maupun penguji. “ sistem ini sangat tepat di gunakan karena secara otomatis jawaban dalam soal akan di ketahui usai menjawab pertanyaan, kalau sistem Offline itu tentunya jawaban akan di tersimpan di server terlebih dahulu barulah menunggu jaringan untuk mengirim jawaban langsung ke Jakarta.”Bebernya.

Menurut kader partai Hanura tersebut, jika saat ini sistim manual sudah harus segera di tinggalkan, mengingat perubahan jaman dan tuntutan tehnologi yang mau tidak mau harus diikuti bila tidak maka papua akan terus tertinggal dala hal peningkatan kualitas pendidikan.

“Situasi sekarang ini kan semakin hari kecangihan teknologi semakin kedepan, bagaimanapun caranya harus ada partisipasi dari kabupaten untuk beralih dari manual ke sistem Online,”ujarnya.

Jack berharap pemerintah daerah setempat yang masih mengunakan sistem manual untuk segera beralih ke sistem online, “ini jangan di jadikan alasan soal jaringan internet, baik listrik dan komputer yang selama menjadi kendala untuk pelaksanaan UNBK,”Punkas nya. (Redaksi Topik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here