Ketum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono didampingi Waket DPD Demokrat Papua, Ricky Ham Pagawak dan Sekertaris Demokrat Papua, Carolus Bolly menyerahkan SK Penetapan Calon kepada Yeremias Bisai untuk Pilkada Waropen di Kantor DPP Demokrat/Ist

Jayapura, Topikpapua.com – Partai Demokrat akhirnya menjatuhkan dukungan politiknya kepada pasangan Yeremias Bisai, SH dan Lamek Maniagasi, SE di Pilkada Kabupaten Waropen.

Dukungan dalam bentuk SK Penetapan Calon dan Form B.1-KWK Parpol kepada pasangan ini, sekaligus mengklarifikasi beredarnya SK DPP Demokrat palsu, yang sempat beredar di sosial media beberapa waktu lalu.

“Jadi pada malam ini sudah diserahkan SK dan formulir B.1-KWK kepada pasangan Yeremias Bisai dan Lamek Maniagasi. Ini adalah paslon yang sudah resmi diusung oleh Partai Demokrat dengan kekuatan 4 kursi,” kata Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Papua, Ricky Ham Pagawas, SH, M.Si dalam video conference, Senin (31/08/20) malam.

Kata  Ham Pagawat, dokumen dukungan kepada Pasangan Yeremias-Maniagasi,  diserahkan Ketum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono dengan dirinya selaku Wakil Ketua DPD Demokrat Papua dan Sekretaris DPD Demokrat Papua Carolus Bolly, SE.MM.

Selanjutnya, penyerahan formulir B.1-KWK yang dilakukan oleh Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat Ibu Imelda Sari, SS. Turut hadir dari DPD Partai Demokrat Papua, Wakil Sekretaris DPD Papua Moch. El Bahar Conoras, SE.

“Baik SK maupun Formulir B.1-KWK diterima langsung oleh calon bupati Waropen Yeremias Bisai, SH yang juga Ketua DPC Partai Demokrat Waropen,” tegas pria yang akrab disapa RHP ini.

Dengan telah diserahkannya dukungan resmi kepada kandidat kepala daerah Kabupaten Waropen, maka Demokrat telah menyerahkan 9 dukungan dari 11 kabupaten pelaksana Pilkada serentak 2020 di Papua.

Sementara dua kabupaten lainnya, Nabire dan Supiori, menurut Ham Pagawak, masih dalam komunikasi politik, sehingga belum dapat dipastikan dukungan tersebut akan jatuh ke pasangan calon mana.

“Supiori dan Nabire, kami belum bisa komentar, siapa yang akan kami dukung. Saat ini komunikasi politik masih hangat dan masih sedang berlangsung, baik antara bakal paslon sendiri, maupun tingkat pimpinan Demokrat di DPC, DPD dan DPP,” katanya.

Dilain sisi, Ham Pagawak menambahkan dukungan yang sempat diberikan Demokrat kepada Bobirus Yikwa – Halim Hamid, di Kabupaten Keerom, juga hingga saat ini masih dalam catatan.

“Kita masih evaluasi, karena sampai malam ini, pasangan ini belum dapat menunjukkan dokumen dukungan dari Parpol lain,” katanya.

Kabupaten Keerom sendiri, kata HAM, keterwakilan Demokrat di DPRD hanya 2 kursi, artinya Demokrat harus mendapatkan 2 kursi tambahan, untuk bisa mengusung calon.

“Demokrat telah memberikan banyak waktu kepada pasangan ini, tapi menjelang akhir proses ini, belum ada. Sampai saat ini masih ada komunikasi politik yang masih hangat dan dinamis antar partai. Kita berharap sih bisa mendapatkan partai lain untuk koalisi dan dapat 1 tiket untuk maju,” katanya. (Redaksi Topik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here