Ini Kronologi Tewasnya Anak Buah Sabinus Walker Versi TNI/Polri

2
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal.

Jayapura, Topikpapua.com – Anak buah Sabinus Walker, Pentolan KKB di Kabupaten Intan Jaya, dinyatakan tewas tertembak saat kontak senjata dengan tim gabungan TNI/Polri, Senin (26/10/20) sekitar pukul  05.00 WIT.

Dua anak buah Sabinus Walker yang diidentifikasi bernama  Rubinus Tigau dan Hermanus Tipagau ini, menurut Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal, bersama puluhan anggota KKB lainnya terlibat kontak senjata saat tim gabungan melakukan penyisiran di Kampung Jalai Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Senin pagi.

“ Jadi ada sekitar 50 orang anggota KKB yang melibatkan anak-anak dan bersenjata saat itu, saat kontak tembak terjadi mereka melakukan perlawanan sehingga aparat mengambil tindakan tegas terukur,” jelas Kabid Humas, Senin sore.

Akibat tindakan tegas Polisi, dua dari puluhan anggota KKB ini berhasil dilumpuhkan dengan tembakan dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kabid Humas menjelaskan, bahwasanya kedua pentolan KKB yang terbunuh itu diduga kuat terlibat saat insiden penembakan salah satu anggota TGPF yang melakukan investigasi awal Oktober lalu.

Baca JugaPolda Papua Klarifikasi Jumlah Korban KKB yang Tewas Saat Kontak Tembak di Sugapa

Dijelaskan pula, dua orang tersebut merupakan anggota KKB pimpinan Sabinus Walker yang tak lain adalah adik kandung  Ayub Walker. Dari catatan aparat, Sabinus Walker bersama puluhan anggotanya kerap kali melakukan pemerasan kepada masyarakat diluar lingkungan PT Freeport di Mimika.

“Kelompok Sabinus Walker ini menamakan diri ‘Kamabu’ dengan jumlah anggota sekitar 50 orang,” jelas Kabid Humas.

Sementara dari Versi Kogabwilhan III

Sejak Rabu (21/10/20), aparat gabungan telah melakukan pengintaian terhadap markas KKSB di Kp Jalai distrik Sugapa, dan teridentifikasi salah satu honai digunakan kelompok KSB sebagai posko.

Kronologi kejadian kata Kapen Kogabwilhan III, Kol Czi IGN Suriastawa, penindakam terhadap para pentolan KSB ini dimulai sekitar pukul 05.30 WIT, Senin (26/10/20) oleh Tim Gabungan TNI-Polri.

“Satu orang anggota KSB atas nama Rubinus Tigau tewas dalam kontak tembak saat itu. Ia juga diketahui telah satu tahun aktif sebagai anggota KKSB,” kata Kapen Nyoman, Senin sore.

Selain Rubinus, lanjut Kapen Nyoman, Tim Gabungan juga mengamankan satu anggota KKSB yang diketahui merupakan adik Rubinus Tigau.

“Adik Rubinus inilah yang memberi keterangan tentang jejak kakaknya,” kata Kapen Nyoman.

Korban Rubinus sendiri, menurut Kapen Nyoman langsung di makamkan di lokasi kejadian penembakan dan itu permintaan dari keluarganya. Bahkan, pihak keluarga mengakui bahwa korban selama ini aktif dalam aksi KKSB.

Baca JugaKogabwilhan III : Jangan Bawa Sentimen Agama Dalam Setiap Aksi KKSB

Kapen Nyoman menambahkan saat kejadian kontak tembak,  tim gabungan juga berhasil menyelamatkan seorang bocah 6 tahun bernama Meinus, yang terkena tembakan rekoset di bagian pinggang kiri.

“Adik Meinus langsung dievakuasi ke bandara Bilorai, Intan Jaya selanjutnya ke Timika untuk perawatan medis lebih lanjut, didampingi 2 orang keluarganya,” kata Kapen Nyoman.

Ia menambahkan, setelah kontak tembak tim gabungan berhasil mengaman sejumlah barang bukti berupa, panah dan busur, parang, 1 cuk senjata rakitan,

Dokumen Struktur Organisasi KKB Kodap VIII Kemabu Intan Jaya, Uang tunai senilai Rp. 69.000.000 serta dua unit Handphone. (Redaksi Topik)

 

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here