Mantan Ketua DPRD Merauke Leonardus Mahuze/ist

Merauke, Topikpapua.com, – Mantan Ketua DPRD Kabupaten Merauke periode 2009-2014, Leonardus Mahuze akhirnya memberikan klarifikasi terkait pemberitaan sebelumnya yang menyatakan dirinya dipanggil oleh kepolisian setempat.

Leo, begitu ia disapa, menerangkan bahwa dirinya memenuhi undangan dari Polres Merauke untuk memberikan penjelasan soal apa itu hearing atau dengar pendapat.

“Sebagai warga negara yang baik, saya memenuhi undangan, karena inikan undangan jadi saya berhak untuk datang atau tidak. Karena saya menghargai kapolres, jadi saya datang,” ucapnya saat dihubungi, Sabtu (19/3/2022).

Menurut Leo, ihwal dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang tertulis dalam surat undangan tersebut, dia menjelaskan bahwa hal itu tidak terjadi di masa kepemimpimpinannya sebagai Ketua DPRD.

“Itukan bukan dijamannya saya. Saya jadi ketua DPR itu tahun 2009-2014 sedangkan kasus ini terjadi di tahun 2015-2019. Jadi harusnya yang di panggil adalah Ketua DPRD pada saat itu,” terangnya meluruskan.

“Jadi saya datang untuk memberikan keterangan terkait dana hearing dialog pada jaman saya, soal untuk mereka diperiksa itu adalah kewenagan pihak kepolisian,” timpalnya.

Kembali ditegaskan Leo, dirinya hany memenuhi undangan kepolisian untuk mengklarifikasi apa itu hearing dialog.

“Jadi tidak ada urusannya dengan mereka yang pakai uang korupsi di periode 2015-2019 itu. Kita tidak tahu, saya tidak ada urusan ke situ” tukasnya. (Redaksi Topik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here