Ini Kata BTM di Puncak Perayaan HUT Kota Jayapura yang ke 109

0
Walikota Jayapura, Benhur Tomi Mano di Puncak Perayaan HUT Kota Jayapura / Stev

Jayapura, Topikpapua.com, – Puncak perayaan HUT Kota jayapura yang ke 109 di gelar di Taman Imbi Kota Jayapura, Kamis (07/03/19) malam. Perayaan yang di kemas dalam Celebration Night meriah dan di hadiri oleh ribuan warga kota Jayapura.

Wali Kota Jayapura Dr.Benhur Tomi Mano,MM dalam sambutan singkatnya di puncak acara HUT kota mengajak semua warga kota Jayapura untuk mencintai Lingkungan.

“ Beberapa waktu lalu kota kita di landa banjir dan longsor, mari kita merenung dari kejadian tersebut, bencana datang karena kehendak Tuhan, maka kita harus Takut akan Tuhan, serta ikut menjaga dan mencintai lingkungan, “ Ungkap BTM di depan ribuan warga kota Jayapura.

Lanjut BTM, sesuai dengan thema HUT Kota Tuhun 2019 yakni, “Takut Akan Tuhan dan Peduli Lingkungan” BTM mengajak warga kota Jayapura untuk menjaga alam ciptaan-Nya, “ kita tinggal di Kota Jayapura sebagai Negeri matahari terbit tanah Tabi, marilah kita jaga alam ini, maka alam akan menjaga kita, “ Kata BTM.

Selain menjaga kebersihan kota, BTM juga mengajak semua warga kota Jayapura untuk menjauhi miras, dan berhenti dengan Togel.

BTM juga menegaskan bahwa Pemkot akan menertibkan warga yang belum memiliki E-Ktp, “Bagi siapa yang tidak memiliki KTP-El maka akan dipulangkan ke daerah masing-masing,”tegasnya.

“saya akan berantas pencuri motor, pemalak, itu tekad untuk lindungi rakyat dan mengayomi rakyat,”tambahnya.

Walikota dua periode ini juga menghimbau kepada warga agar jangan membuka lahan sembarangan. Dan tidak menjadikan kali dan sungai sebagai tempat sampah, “ Ingat, kebersihan adalah bagian dari iman, “ Katanya.

Benhur berharap masayarakat kota jayapura tetap  bersukacita dan bergembira di tanah Tabi yang kini sudah berusia 109 tahun. Dirinya juga mengaku bila jembatan hamadi holtekamp oleh Pemkot telah diberi nama jembatan Youtefa.

 “Kalau ingin merubah nama ini akan berhadapan dengan para ondoafi, karena ondoafi yang memberikan nama itu, maka orang itu tidak tahu adat di tanah ini,” Pungkas Walikota Jayapura. (Stev / RT)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here