Ini Empat Kelompok Orang Yang Masuk Dalam Pemantauan Covid-19

0
Jubir Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jayapura, Khairul Lie / irf

Jayapura, Topikpapua.com, – Miningkatnya jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tak terlepas dari kinerja Satgas Covid-19 di kabupaten/kota dan Provinsi.

Sistem tracking yang di lakukan oleh satuan kerja Satgas baik di tingkat provinsi hingga tingkat Kabupaten Kota sangat membantu untuk memutuskan rantai penyebaran covid-19 di masyakarat.

Jubir Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jayapura, Khairul Lie menjelaskan kepada Redaksi Topik empat kolompok orang yang harus di patau dan diawasi guna menemukan ODP dan PDP baru, sehingga dapat di lakukan langkah pengobatan atau pengawasan bagi mereka yang beresiko terjangkit atau menjangkitkan virus corona.

Menurut Khairul Lie yang juga adalah kadinkes Kabupaten Jayapura, Kelompok pertama adalah mereka yang adalah keluarga dari PDP positif.

“ yang pertama itu Terkait hubungan pasien positif dengan keluarga, kami akan melakukan penyelidikan epidomologi dengan tracking kasus positif, kita cari tau keluarga yang terdekat di rumah siapa saja, anak, istri, tante, om, mama, bapa, bapa mantu, mam mantu, pokoknya yang kontak dalam satu rumah, mereka ini semua akan kita tracking, “ Jelas Khairul Lie kepada Redaksi Topik, Kamis (02/04/20).

Kedua adalah yang namanya kelompok resiko tinggi, “yaitu mereka yang bersama-sama dengan pasien positif dalam suatu kegiatan, misalnya berangkat bersama, atau mengikuti suatu acara bersama, “ Kata Lie.

Yang ketiga yaitu kelompok yang memiliki kontak erat dengan pasien positif, “ yaitu mereka yang pernah kontak dengan pasien positif, seperti tetangga, teman, atau kerabat, kepada mereka itu juga akan kita trasing secara ketat, “Jeasnya.

Kelompok yang keempat adalah petugas kesehatan yang mungkin pernah kontak dengan pasien sebelum dia menjadi PDP.

“Setelah kita kumpulkan data dari keempat kelompok itu, Kemugkinan besar kita akan lakukan rapid terhadap mereka, “Tukas Khairul. (Redaksi Topik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here