Ini Alasan MRP Setujui ASN dilarang Bercadar dan Bercelana Cingkrang di Kantor

0
Anggota MRP dari Pokja Agama, Toni Wanggay / ist

Jayapura, Topikpapua.com, – Anggota MRP dari Pokja Agama, Toni Wanggay mengaku setuju dengan rencana pelarangan penggunaan cadar dan celana cingkrang bagi ASN yang di keluarkan oleh kementrian agama RI.

” Larangan ini kan khusus buat Pegawai Negeri Sipil, memang itu harus diatur agar berpakaian lebih baik artinya tidak berlebihan dalam menggunakan pakaian sampai menutup muka dengan cadar. Ini kan untuk ketertiban, kedisplinan dan keseragaman PNS. Penggunaan celana juga harus standar sesuai aturan PNS. Jadi saya pikir tidak masalah, ” Jelas Toni Wanggay.

Menurut Toni Cadar bagi kaum hawa dan celana cingkrang bagi kaum adam bagi kebanyakan orang dianggap sebagai sebuah ideologi Islam, sedangkan di dunia pemerintahan ada aturan yang sama tanpa membedakan agama.

” Kadang dengan cadar atau dengan celana cingkrang itu terkait dengan sebuah ideologi Islam, tetapi apabila seornag warga negara sudah menjadi ASN itu wajib mengikuti aturan Pemerintah, sehingga didalam sebuah tatanan PNS yang melakukan tugas negara di birokrasi itu juga seragam, seperti tidak ada perbedaan ideologi, “Jelasnya.

Toni menambahkan, bagi kaum hawa dengan menggunakan jilbab saja sudah cukup untuk menutup aurat, jadi tidak perlu memakai cadar, ” Menutup aurta cukup dengan jilbab tidak perlu dengna menggunakan cadar yang terlalu berlebhian, itupun masuih terjadi perdebatan dan itu ada ideologi tertentu, ” Tambahnya.

” Sehingga saya kira menteri agama mengambil kebijakan ini saya pikir baik, kami sangat mendukung untuk ketertiban kedisiplinan dan tidak ada perbedaan diantara PNS khususnya muslim, Pungkas Toni Wanggay. (Redaksi Topik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here