Jayapura, Topikpapua.com –  9 Kepala Daerah yang tersebar di wilayah adat Tabi-Saireri,  akan menggelar Workshop tentang 19 tahun implementasi dan evaluasi Otsus di Papua.

Kegiatan itu diagendakan selama dua hari, sejak 24 hingga 25 Agustus 2020 di Hotel Sunny Garden Sentani.

Ketua Forum Kepala Daerah Tabi-Saireri, Mathius Awoitauw, SE, M.Si mengatakan, selama ini santer diberitakan soal kegagalan Otsus dan pertanggung jawabannya.

Sehingga dengan workshop inilah, hal tersebut akan dikupas secara tuntas tentang penggunaan dana Otsus, dari tahun pertama hingga akan berakhirnya transfer dana tersebut.

“Kita akan kasih penegasan kepada mereka yang berbicara tentang Otsus tersebut, bahwa dua wilayah adat ini, kami akan mempertanggung-jawabkan penggunaan dana Otsus itu, dalam bentuk evaluasi dan dialog dengan masyarakat,” kata Mathius, Minggu (23/08/20).

Ia menjelaskan, transfer dana Otsus  di tahun 2001 sebesar 40 persen untuk kabupaten/kota dan 60 untuk Provinsi, di Tahun berikutnya naik menjadi 60 persen untuk kabupaten dan 40 untuk provinsi. Dan sisa tahun-tahun terkahir, pembagiannya meningat menjadi 80 persen untuk kabupaten dan 20 untuk provinsi.

“Penggunaan dana yang sudah diterima inilah yang wajib dipresentasikan. Supaya jelas dari dana Otsus tersebut untuk Provinsi Papua, terlebih khusus wilayah adat Tabi dan Saireri dinyatakan gagal atau tidak,” katanya.

Mathius berharap, kegiatan yang sama juga bisa dilakukan oleh wilayah adat lainnya di Papua, Sehingga seluruh kabupaten/kota dapat melaporkan hasilnya kepada DPR, Gubernur dan Pemerintah Pusat.

“Ini akan menjadi masukan penting dalam revisi Undang-Undang (UU) Otsus kedepannya, agar menjadi lebih baik. Selain evaluasi, besok (hari ini) juga akan diadakan diskusi dari setiap kepala daerah apa yang mesti diperbaiki dari Otsus tersebut,” kata Mathius. (Irf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here