H+2 Evakuasi Heli MI-17 Masih Gagal, Ini Penyebabnya..

0
Kondisi Helicopter MI-17 yang hancur di tebing gunung Mandala, distrik Oksob, Kabupaten Pegubin /ist

Oksibil, Topikpapua.com, –  Komandan Resort Militer (Danrem) 172/PWY, Kol. Inf Binsar Sianipar mengaku hingga hari kedua pasca di di temukannya lokasi Helicopter MI-17 di tebing gunung Mandala, distrik Oksob, Kabupaten Pegunungan Bintang tim evakuasi belum berhasil mengevakuasi korban.

” Sejak pagi pukul 07.30 kita sudah lakukan peninjauan ulang ke lokasi dan melihat secara langsung lokasi rencana pendaratan heli yang akan di pakai untuk mendarat dan saat ini sudah ada 3 unit heli angkatan darat dan 1 heli bell di oksibil yang siap untuk proses evak, ” Ungkap Kol Binsar, Rabu (12/02/20).

Menurut Kol Binsar bila memungkinkan besok (kamis) tim evakuasi akan kembali ke lokasi, ” Mudah-mudahan besok atau lusa bila memungkinkan kita sdh bisa lakukan evakuasi, baik terhadap korban maupun mencari tau penyebab jatuhnya heli, ” Katanya.

Binsar juga mengaku telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak guna mempermudah proses evakuasi.

” Kita juga sudah komunikasi dengan pemerintah daerah, para tokoh adat, tokoh agama dan semua elemen, khususnya yang mengetahui lokasi disana, ” Bebernya.

Diakui Binsar bila hingga kini penyebab utama lambatnya proses evakuasi adalah faktor cuaca dan medan yang berat.

” Cuaca di sana sangat ekstrim, karena kadang kita hanya di beri waktu satu sampai dua jam, setelah itu cuaca kembali memburuk, kedua lokasi jatuhnya heli di jurang yang curam, sehingga menyulitkan kita untuk mendarat, ” Jelas Kol Binsar.

Rencananya, kamis esok tim evakuasi akan kembali ke lokasi untuk mencoba mengevakuasi korban, ” besok bila cuaca bagus, minimal dua jam saja kita berharap bisa segera mengevakuasi para korban, ” Pungkas Kol Binsar.

Sebelumnya, dilaporkan Heli MI-17 milik Penerbad TNI AU yang hilang kontak sejak bulan Juni 2019 lalu telah di temukan pada senin 10 febriuarai 2020 di tebing pegunungan Mandala, distrik Oksob, Kabupaten Pegunungan Bintang.

Berdasarkan pantauan udara terlihat kondisi Heli hancur pada bagian depan hinga badan heli. lokasi Heli di ketahui berada di jurang dengan kemiringan hingga 90 derajat dan berada pada 3200 meter dari permukaan laut.

Helikopter mi-17 milik Penerbad TNI-AD dengan nomor registrasi HA 5138 dinyatakan hilang sejak tanggal 28 juni 2019 lalu. Heli dinyatakan lost contact ketika terbang dari Oksibil menuju jayapura sesaat setelah melaksanakan dropping logistik bagi pos TNI yang berada di kabupaten pegunungan bintang. Heli mengangkut 7 orang crew penerbad dan 5 orang prajurit satgas yonif 725/WRG. (Redaksi Topik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here