Gerhana Bulan Total Secara Sempurna Hanya Bisa Dinikmati dari Papua dan Papua Barat

oleh -114 Dilihat
Petugaa BBMKG Wilayah V Jayapura saat sedang memantau gerhana bulan total dikota Jayapura, Selasa (8/11/2022) malam / Ntp

Jayapura, Topikpapua.com – Fenomena gerhana bulan total tahun 2022 ternyata tak bisa dinikmati oleh semua orang di Indonesisa. Dua provinsi yang beruntung bisa menikmati gerhana bulan total secara sempurna adalah Papua dan Papua Barat.

“Jadi total ada 7 fase gerhana bulan total dan tidak semua orang di Indonesia bisa menikmati seperti di Papua, karena yang terbaik itu hanya bisa di lihat dari Papua dan Papua Barat,” ungkap Danang Pamuji, Koordinator Bidang Observasi BBMKG Wilayah V Jayapura, Selasa (8/11/2022) malam.

Dijelaskan Danang, dari ke tukuh fase tersebut hanya Papua dan Papua barat yang bisa menikmati fase kedua, ” Istilahnya itu fase U1 atau fase kedua. Fase ini tak bisa di nikmati oleh daerah lain di Indonesia, hanya bisa di Papua dan Papua Barat,” ujar Danang.

Sementara untuk fase lainnya ada beberapa daerah yang bisa lihat ada juga yang tak bisa, namun di  Papua enam dari tujuh fase gerhana bulan total ini bisa di nikmati.

” Kalau fase P1 atau fase gerhana mulai ( fase pertama) semua daerah di Indonesia tidak bisa lihat, nanti di fase kedua hanya Papua dan Papua Barat yang bisa amati, sementara untuk fase ketiga hingga fase ke tujuh yaitu fase gerhana mulai bisa diamati dari daerah Kalimantan, Bali, NTB, NTT, seluruh wilayah Sulawesi, Sementara untuk fase puncaknya bisa di amati oleh seluruh daerah kecuali, Banda Aceh, Medan, Padang dan Bengkulu,” jelas Danang.

Fase Waktu Kejadian Gerhana Bulan Total di Papua di mulai pada pukul 17.00.30 WIT (fase pertama) dilanjutkan dengan fase kedua pada pukul 18.08.59 WIT. Fase ketiga atau Gerhana total mulai 19.16.19 WIT dan Puncaknya pada pukul 19.59.11 WIT.

“Gerhana total di Papua akan berakhir pada pukul 20.42.03 WIT, dilanjutkan gerhana sebagian pada pukul 21.49.22 WIT dan gerhana berakhir pada pukul 22.47.43 WIT,” jelas Danang.

Fenomena gerhana bulan total inipun tak ingin di lewati oleh sebagian warga kota Jayapura. Sejak petang nampak warga telah menunggu di depan pos pengamatan BBMKG kota Jayapura yang berada di depan kantor gubernur Provinsi Papua, kota Jayapura.

“Saya dan keluarga sengaja kesini dari sore tadi, kami baca dari media kalau malam ini ada gerhana bulan total dan infonya fenomena ini barulah akan terulang 18 tahun lagi, jadi sayang saja kalau dilewatkan,” ungkap Yati, salah satu warga kota Jayapura. (Redaksi Topik)

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.