Gelar FGD Revisi RTRW, Pemprov Papua dan Stakeholder Selaraskan Data Pembangunan  

oleh
Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Kawasan Bappeda Provinsi Papua, Edison Howai/all

Jayapura, Topikpapua.com, – Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Kawasan Bappeda Provinsi Papua, Edison Howai mengatakan, perencanaan pembangunan di Papua membutuhkan penyelarasan data dan informasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta pemangku kepentingan.

Ia mencontohkan, sepertk rencana pembangunan jalan misalnya, dimana  harus dipastikan apakah pembangunan tersebut berdampak bagi kawasan konservasi atau tidak.

Hal ini disampaikan Edison disela-sela  forum diskusi grup (FGD) dan konsultasi publik yang digelar Bappeda Papua  terkait revisi Rencana Tata Ruang Wilayah atau RTRW Papua selama 20 tahun ke depan, yang berlangsung di salah satu hotel di Kota Jayapura, Selasa (22/3/2022).

“Jadi semua data-data milik Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) itu harus diselaraskan. Jangan sampai mengarang bebas, karena anti kenyataan dan kondisi di lapangan bisa berbeda,” ungkap Edison.

Pemprov Papua, menurut Edison, mempunyai komitmen untuk melaksanakan konsep pembangunan berkelanjutan. Sebab itu, perencanaan pembangunan di Papua adalah pembangunan yang rendah karbon, dan mengutamakan pembangunan pertumbuhan hijau (green growth).

“Jadi, penyusunan RTRW Papua tetap didasarkan kepada menjaga lingkungan sehingga jangan meninggalkan bencana bagi anak cucu kita kedepannya,”bebernya.

Sementara itu, Perwakilan dari Program Papua Spatial Planning, Imelda Sihombing mengungkapkan sebagaimana mandat dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bahwa pihaknya bermitra dengan Pemprov Papua guna mendukung penataan ruang Papua yang mengusung instrumen mencegah deforestasi atau degradasi lahan.

“Kami ini kan diberi mandat oleh Kemendagri untuk mendukung penataan ruang di Papua. Jadi, kami bersama Bappeda Papua berusaha mewujudkan tiga aspek yakni ekonomi, lingkungan hidup, dan sosial budaya agar bisa selaras dalam proses revisi yang sedang kami dukung,”paparnya.

Imelda menambahkan, visi Pemrov Papua yang sudah merancang penataan ruang untuk kepentingan anak cucu ke depan. Hal ini dilakukan agar generasi berkelanjutan tetap bisa menikmati lingkungan yang baik dan tertata. Selain itu, sambungnya lagi, akan bermuara pada peningkatan ekonomi, mandiri dan sejahtera.

“Apalagi kita tahu bahwa Papua ini merupaja provinsi yang sangat visioner, karena sudah merancang penataan ruang 20 tahun ke depan untuk mewujudkan lingkungan yang baik dan tertata, ekonomi meningkat, dan tentu saja ruang yang digunakan sesuai dengan fungsi dan peruntukannya,”tandasnya. (Alleya)

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.