Dua Pejabat Pemkab Jayapura Berstatus ODP Covid-19

0
Bupati Kabupaten Jayapura, Mathius Awoitauw / Irf

Sentani, Topikpapua.com, – Dua pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, berstatus orang dalam pengawasan (ODP) Covid-19.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, mengatakan, kedua pejabat itu dinyatakan ODP karena sebelumnya bepergian ke daerah yang sudah terinfeksi virus Corona.

“Ya, karena mereka baru pulang toh. Baru pulang, jadi harus dalam pemantauan,” Kata Bupati Mathius kepada Redaksi Topik, Senin (23/03/20).

Sementara itu, hingga saat ini jumlah ODP virus Corona di Kabupaten Jayapura mencapai 130 orang, atau mengalami peningkatan dibandingkan sehari sebelumnya yang mencapai 123 orang. Sedangkan yang statusnya pasien dalam pengawasan (PDP) ada satu orang, dan telah dirujuk ke RSUD Abepura.

“Yang berat lagi sekarang ini ada sekitar 50 atau 60 orang yang baru pulang dari Sulawesi, yang sekarang ada di Kabupaten Jayapura. Nah, tadi kita kroscek semua alamatnya dimana dan sekarang lagi di atur langkah-langkah guna bagaimana komunikasi maupun koordinasi pengawasan untuk mereka, karena baru saja tiba di Kabupaten Jayapura. Mudah-mudahan tidak ada masalah ya, tapi kita coba antisipasi untuk pemantauan terhadap mereka yang sudah dinyatakan ODP,” ujarnya.

Bupati Mathius mengimbau agar orang-orang yang dinyatakan ODP ini tidak boleh beraktivitas di luar rumah. Disampaikan pula agar masyarakat mengurangi kegiatan di luar rumah yang sifatnya kontak langsung dengan orang lain, hal tersebut tentunya dapat meminimalisasi mata rantai penyebaran Covid-19. Terakhir, bagi masyarakat yang mengalami gejala Covid-19 untuk mendatangi fasilitas kesehatan setempat.

“Jadi kepada dua orang pejabat yang ODP itu sementara tetap di rumah sampai 14 hari, mereka tidak boleh datang ke kantor lagi. Kita juga sudah keluarkan edaran itu untuk semua harus tetap tinggal di rumah. Semua dari rumah, nanti pimpinan OPD saja yang koordinasi kalau ada pekerjaan yang mendesak,” Pungkas Mathius. (Irf/RT)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here