Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Achmad Mustofa Kamal / ist

Jayapura, Topikpapua.com – Sekelompok oknum masyarakat di Diatrik Dekai Kabupaten Yahukimo, Sabtu (08/08/20) petang, melakukan penyerangan terhadap dua personil Polisi Polres Yahukimo.

Akibatnya, dua orang personil Polisi, mengalami luka di sejumlah bagian tubuh, bahkan akibat gigitan pelaku, salah satu personil diduga akan mengalami cacat di bagian jari tangannya. Sementara satu oknum masyarakat juga mengalami luka dibagian kaki lantaran tembakan peluru karet.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal, Senin (10/08/20) mengatakan dua korban yang merupakan anggota Polres dan Polsek Yahukimo, Aipda Mukharam dan Briptu Ferdinand serta  seorang pelaku, Mathias Khumun, saat ini tengah menjalani perawatan medis.

“Dua personil kita mengalami luka-luka memar, salah satu personil kondisinya sedikit parah lantaran ujung jari manis kanan putus akibat digigit,” kata Kabid Humas.

Kronologi kejadian kata Kabid Humas, berawal  saat Briptu Ferdinan menegur seorang warga, lantaran menelepon dengan suara agak keras lantaran menggunakan headset.

Teguran itu tidak diterima, dan sontak mengambil balok dengan maksud akan memukul Briptu Ferdinan.

“Karena akan dipukul, Briptu Ferdinand menghindar sembari meminta maaf, dan dua rekan Polisi, Aipda Mukharam dan Bripka Amir juga sempat melerai untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Kabid Humas.

Namun berpapasan dengan kejadian itu, Mobil Avanza yang lewat, langsung berhenti di lokasi, salah satu penumpang berteriak dan membentak Briptu Ferdinan Wali,  dan situasi tersebut masih dapat dikendalikan, setelah namun Aipda Mukharam Imanailo dan Bripka Amir menengahi.

“Saat itu personil kita mengatakan, kalau ada masalah kita bicara baik-baik, jangan main pukul,” ucap Kabid

Ternyata, hal tersebut masih berlanjut, dimana pelaku beserta beberapa rekannya,  keluar dari mobil dan langsung melakukan penyerangan serta pelemparan dengan batu terhadap ketiga anggota Polri tersebut.

Lanjut Kabid Humas, sudah tidak terkendali, massa semakin banyak dan disertai lemparan batu, hingga akhirnya ketiga anggota Polisi ini, mengamankan diri ke Mapolsek Dekai dan melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Yahukimo.

Selang beberapa waktu, Kasat Narkoba Polres Yahukimo Ipda Rustam, S.H. bersama Personel Piket Jaga SPKT  saat itu, kata Kabid Humas, langsung mendatangi lokasi kejadian, untuk mencari keberadaan pelaku.

“Tapi setiba di lokasi pelaku sudah tidak ada, dan Personil langsung mendatangi rumah salah satu terduga di Jalan Paradiso,” kata Kabid Humas.

Penangkapan ini, kembali memicu bentrok, lantaran pelaku melakukan perlawanan saat diamankan, dengan mengambil busur panah dan langsung melepas anak panah ke arah personel Polres Yahukimo.

“Karena hendak memanah, personil melakukan tindakan tegas dengan tembakan peringatan ke atas dan selanjutnya menembak peluru karet  dibagian kaki pelaku,” jelas Kabid Humas.

Lebih lanjut, Kabid Huma mengatakan, personil masih melakukan pengejaran terhadap salah satu yang diduga pelaku melarikan diri. Namun ia memastikan, pasca kejadian situasi di Distrik Dekai Kabupaten Yahukimo aman terkendali.

“Personel gabungan terus melakukan patroli di Seputaran Kota Dekai guna menjaga situasi Kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” jelas Kabid. (Redaksi Topik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here