Wakil Walikota Jayapura, Rustan Saru/ ist

Jayapura, Topikpapua.com, – Media sosial dihebohkan dengan berita yang dinaikkan oleh salah satu media online yang memberitakan meriahnya pesta nikah anak Wakil Walikota Jayapura, Rustan Saru Minggu 11 Juli 2021.

Berbagai pendapat dari Nitizen tak sedikit yang menuding pesta nikah yang di gelar di Auditorium Universitas Cenderawasih (Uncen) tersebut melanggar Prokes, mulai dari jumlah undangan yag terbilang banyak hingga kedua pengantin yang tidak memakai masker.

Baca Juga : Sabtu 10 Juli 2021, Rekor Penambahan Pasien Covid-19 Terbanyak di Papua

Menanggapi hal tersebut, Rustan Saru menyampaikan permintaan maafnya, “Dengan viralnya berita dan video serta foto-foto pernikahan anak saya di media sosial dan juga pemberitaan di salah satu media online, saya atas nama keluarga dan pribadi meminta maaf atas ketidaknyamanan tersebut,” ungkap Rustan lewat telepon selulernya, Minggu (11/7/21) malam.

Namun, menurutnya, terkait dugaan abai menerapkan Protokol Kesehatan itu tidak lah benar, sebab sebelum menggelar hajatan, pihaknya telah melaksanakan ketentuan sesuai anjuran protokol kesehatan Covid-19.

Baca Juga : Mulai 1 Juli, Aktifitas Warga Dibatasi Hingga Jam 8 Malam

“Sebelum hajatan dilaksanakan, kita jauh-jauh hari sudah sebarkan undangan dalam jumlah terbatas. Sehingga banyak warga yang kita tidak undang, contohnya adik saja saya tidak undang itu bukan karena lupa, “Jelas Rustan.

Wakil Walikota Jayapura, Rustan Saru bersama istri dan kedua mempelai serta besan saat foto bersama / okezone.com

Dirinya juga mengaku sebelum pesta nikah di gelar, halaman di Auditorium Uncen juga telah disemprot cairan disinfektan

“Kami juga menyediakan tempat cuci tangan dan menyediakan masker. Serta saat pelaksanaan pernikahan, seluruh tamu harus di cek suhu badan, pakai masker, yang tidak pake masker kita berikan masker dan jaga jarak serta tidak boleh bersalaman dengan pengantin,” Beber Rustan.

Rustan juga menegaskan pro dan kontra terhadap pernikahan anaknya merupakan hal yang wajar, “Saya ini pejabat, jadi wajar jika menjadi sorotan. Sorotan itu, bisa menjadi bahan evaluasi bagi saya. Namun demikian, prosesi pernikahan anak saya itu sudah melaksanakan prosedur Prokes Covid-19,” tegasnya.

Rustan juga menjelaskan alasan mempelai wanita yang tidak menggunakan masker karena kedua mempelai menurutnya sebelum acara telah melakukan swab antigen dan hasilnya negatif.

“ Mereka dua juga dalam acara tidak pernah bersalaman dengan tamu undangan, kemudian di samping kiri kanan pengantin perempuan, baik itu saya, istri saya, anak saya dan orang tua pengantin perempuan semua menggunakan masker, serta tamu undangan tidak diperbolehkan naik untuk bersalaman, yang pasti prokes covid-19 sudah kita terapkan dengan ketat di acara tersebut,” Pungkas Rustan Saru. (Redaksi Topik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here