Polisi saat melakukan olah TKP di rumah Joni Bahabol yang di bakar massa / ist

Dekai, Topikpapua.com, – Satu Rumah di bakar dan dua rumah lainnya dirusak massa di kabupaten Yahukimo, Papua Jumat pagi.

Kabid humas Polda Papua, Kombes AM Kamal menjelaskan bila peristiwa pengerusakan dua rumah dan pembakaran satu rumah tersebut dipicu adanya informasi  pergantian Kepala Distrik Sumo dari saudara Niko Anaboin ke saudara Deminus Kobak melalui Nota Dinas.

Baca Juga : Abock Busup : Pelantikan 517 Kepala Kampung di Yahukimo Sudah Sesuai Prosedur

“Informasi itu beredar di sana pada hari kamis, jadi masyarakat mendengar dari saudara Niko Anaboin bahwa sudah ada Pergantian Kepala Distrik dari saudara Niko Anaboin ke saudara Deminus Kobak namun hanya melalui Nota Dinas, atas informasi tersebut, masyarakat merasa kecewa, “Ungkap Kombes Kamal, Sabtu (24/07/21).

Lanjut Kamal, atas informasi tersebut, pada hari Jumat pagi masyarakat mencari saudara Joni Bahabol yang dicurigai massa adalah orang yang memasukkan nama saudara Deminus Kobak untuk jadi Kepala Distrik Sumo.

Baca Juga : Kalah di Pilkada Yahukimo, Ini Komentar Abock Busup

“ Massa lalu menemukan saudara Joni Bahabol yang saat itu berada di rumah Pendeta Budi Bahabol, massa langsung melakukan pengerusakan di Rumah Pendeta Budi Bahabol, selanjutnya massa menuju ke kediaman Bupati, “Jelasnya.

Dikediaman Bupati Yahukimo massa juga melakukan pengerusakan dengan melempar kaca rumah kediaman bupati.

“Mendapat laporan adanya pengerusakan di kediaman Bupati, anggota Polres Yahukimo dan Brimob BKO Polda Papua langsung mengamankan TKP serta mengamankan orang-orang yang melakukan pengrusakan, “ujar Kamal.

Polisi saat melakukan olah TKP di kediaman Bupati Yahukimo/ ist

Kombes Kamal mengatakan bila massa juga membakar rumah Joni Pahabol, “Kita amankan 9 orang atas kejadian ini dan anggota dilapangan juga langsung menemui tokoh- tokoh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas di Kabupaten Yahukimo, “Ujar Kamal.

“Kami cukup sayangkan atas kejadian tersebut,  masyarakat seharusnya tidak melakukan kekerasan, jika ada permasalahan alangkah baiknya di kroscek serta tanyakan kepada pejabat yang berwenang, “Pungkas Kamal. (Redaksi Topik)

5 KOMENTAR

  1. Ini murni kesalahan bupati Yahukimo, kan sudah ada perintah dari KSN pusat bahwa semua eselon dapat di lakukan pergantian pada bulan ke 10, tindakan bupati inilah yang menciptakan konflik di tengah masyarakat.

  2. Belum lagi pergantian kepala kampung, jika terjadi pergantian kepala kampung konflik horizontal lebih parah daripada kepala distrik. Waspda dan kebijakan pemerintah harus bijaksana.

  3. Apapun yang terjadi di Yahukimo penanggung jawabnya adalah Bupati terpilih, bukan kita,, yg bicara pukul tinggi toko dada ini,ingat kejadian konflik di Yahukimo ini konflik murni dari hati nurani masyarakat setempat tidak ada,tapi orang-orang yg sdh terpelajar itu menjadi aktor pelaku dan lepas tanggung jawab jadi diam disitu dan ikuti keputusan bupati SJ.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here