DASS memberi keterangan pers terkait penolakan pelaksanaan RDPU di Tanah Tabi/Irf

Sentani, Topikpapua.com  –  Dewan Adat Suku Sentani (DASS) menolak pelaksanaan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) atau Pleno Umum Majelis Rakyat Papua (MRP) yang diagendakan berlangsung di Tanah Tabi.

“Mewakili seluruh teman-teman Dewan Adat yang ada di atas tanah Tabi ini, kami sampaikan menolak dan tidak boleh dilaksanakan kegiatan itu di atas tanah Tabi yang kami cintai ini,”kata Wakil Ketua I DASS Adat Suku Sentani DASS, Origenes Kaway saat jumpa pers di Sentani, Rabu (04/11/20).

Kata  Kaway, DASS tidak ingin terjadi hal-hal yang tidak menginginkan terjadi konflik akibat pelaksanaan kegiatan itu.

Jikapun kegiatan itu tetap dilaksanakan, DASS berharap pihak penyenggara dapat mencari tempat lain.

“Tanah Tabi merupakan tanah yang diberkati. Kami  tidak inginkan hal-hal yang terjadi sehingga terjadi konflik diantara internal atau orang sering bilang Papua makan Papua. Itu yang kami tidak mau. Cukup kejadian Agustus lalu itu menjadi luka bagi kami di tanah Tabi dan jangan sampai terulang kembali,” katanya.

Sementara itu, Yakob Fiobetauw selaku Wakil Ketua II DASS juga berharap seluruh masyarakat menaati seluruh aturan yang berlaku sesuai adat yang berlaku diatas tanah ini.

“Kami harap agar tidak mudah terprovokasi dan menggangu keamanan di wilayah Sentani. Apabila terjadi, maka kami serahkan kepada pihak aparat untuk ditindak tegas. Supaya Bumi Khenambay Umbay ini tetap aman, nyaman dan tertib sesuai dengan adat dan norma yang berlaku. Jadi ini kami sampaikan kepada aparat keamanan agar menjadi atensi kedepan,” harap Jack Fiobetauw, yang juga Ondofolo Puay ini.(Irf)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here