Covid-19 Papua : PDP Naik 7 Kasus, 4 Pasien Negatif Pulang

0
Cap : Infografis kondisi Penyebaran Covid-19 di Papua / Satgas Covid-19 Papua

Jayapura, Topikpapua.com, – Juru bicara Penanggulangan Covid-19 Papua, dr. Silwanus Sumule mengatakan hingga hari jumpat 27 Maret 2020, pukul 19.00 Wit, tidak ada penambahan kasus positif covid-19 di Papua, namun jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) bertambah 7 orang.

“ Hari ini tidak ada perkembangan kasus positif jadi masih tetap sama 7 orang, namun untuk PDP ada 41 orang. Semua pasien yang PDP masih kami rawat dan kondisi mereka berkisar antara sakit ringan sampai sakit sedang, “Kata Sumule kepada Redaksi Topik, Jumat (27/03/20) malam.

Dijabarkan Sumule tujuh orang baru yang masuk kategori PDP tersebar di empat kabupaten,” Ada tambahan 7 untuk PDP itu di Mappi ada 2 orang, kabupaten  jayapura ada 1, merauke 2, dan di Boven Digul ada 2 orang .

Sumule mengaku saat ini kondisi kesehatan tujuh PDP baru ini stabil dan sedang di rawat di ruang isolasi.

“ Saat ini kondisi mereka stabil semua, tidak ada yang menggunakan alat fentilator dan tetap kami pantau di ruang isolasi, mohon doa dari teman2 semua agar selama 14 hari kedepan kondisinya tetap stabil, “Pintah Sumule.

Sumule juga mengaku bila sudah ada PDP yang pulang karena terbukti negatif, “Pasien PDP sudah ada yang pulang ya.., ada 4 orang karena mereka berdasarkan hasil pemeriksaan negatif. Yaitu di biak ada 2, yapen 1 dan merauke ada 1, “Kata Sumule.

Disinggung soal bantuan peralatan kesehatan dari pusat, Sumule mengaku hingga kini pihaknya sudah menerima 1950 APD dan dua jenis obat sementara untuk alat Rapit test akan segera menyusul.

“Kemaren kita sdh dapat bantuan dari pusat untuk APD dan sudah kami distribusikan ke rumah sakit rujukan, Hingga kini kami masih menunggu untuk RDT nya. Mudah-muha han dalam waktu dekat sudah bisa datang, kalau RDT nya sudah datang kami senang sekali, karena kalau ada kasus OPD atau PDP kami sudah bisa langsung test sendiri, “ Jelas Sumule.

Sumule pun menjelaskan untuk pembagian APD diprioritaskan kepada daerah yang banyak PDP dan pasien positif, “Untuk pembagian APD kita khususkan dulu ke daerah yang PDP nya banyak, namun kami juga kirimkan sejumlah bapper stock kepada sejumlah Kabupaten lainnya, tapi tetap prioritasnya ke daerah yang banyak PDP dan pasien positif nya seperti kota jayapura dan Merauke,”Terang Sumule.

Dokter Sumule juga meminta kepada ODP yang ada di Papua agar lebih komunikatif lagi dengan Tim Satgas, baik itu di Provinsi maupun di daerah, bila ada gejala covid-19, agar segera melapor agar cepat di tangani.

“ Kalau kita semua bisa kerjasama dan lakukan anjuran dari Pemerintah dengan tertip, saya sangat yakin pasien-pasien yang sudah terinfeksi ini tidak akan sampai pada sakit berat, hanya sakit ringan sampai sedang karena penanganannya masih bisa kita lakukan, tapi kalau sudah sakit berat baru datang ke Rumah sakit itu yang susah, karena penanganannya memerlukan segala macam alat dan pengobatan pendukung lainnya, “ Pungkas Sumule. (Redaksi Topik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here