Panitia Halal Bi Halal Lintas Umat Beragama Provinsi Papua tahun 2021 saat memberikan keterangan pers / ist

Jayapura, Topikpapua.com, – Forum Lintas Umat Beragama di Provinsi Papua akan menggelar acara Halal Bi Halal, sebagai salah satu tradisi turun temurun masyarakat Indonesia yang biasanya digelar usai perayaan Idul Fitri.

Acara Halal Bi Halal sendiri merupakan ajang silaturahmi, saling maaf memaafkan antar sesama umat Islam juga dengan penganut agama lain.

Ketua Panitia Halal Bi Halal Lintas Umat Beragama Provinsi Papua tahun 2021, Nicolaus Kondomo dalam keterangan persnya di Jayapura, Selasa (16/06) siang menyebut, kegiatan Halal Bi Halal akan digelar Sabtu, 19 Juni 2021 di Hotel Horison Ultima Entrop, Kota Jayapura.

Uniknya pada pagelaran Halal Bihalan tahun ini akan di gelar secara Virtual, “Kegiatan Halal Bi Halal akan dihadiri oleh Forkopimda Provinsi Papua, para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, dan perwakilan stakeholder lainnya, serta disiarkan secara live streaming di channel Youtube dan Facebook, ini untuk mencegah penularan covid-19, “ Ungkap Nicolaus Kondomo.

Kodomo juga mengatakan bila kegiatan ini diinisiasi oleh Full Gospel Bussines Men’s Fellowship International bekerjasama dengan MUI Papua, PGGP dan FKUB Provinsi Papua.

“Acara ini di tahun tahun sebelumnya juga sudah dilaksanakan oleh Lintas Umat Beragama. Karena Papua sejak dulu dikenal sebagai tanah damai, kerjasama dan kerukunan antar umat beragama selalu terjaga dengan baik hingga sampai saat ini,” ungkap Nicolaus

Menurut Nicolaus, melihat situasi saat ini di Papua perkembangan pembangunan maju pesat, kondisi ini mendorong terjadinya urbanisasi, banyak orang dari luar yang masuk ke Papua.

Kehidupan masyarakat Papua sangat majemuk, namun kerukunan antar umat beragama, antar suku dan ras selalu terjaga dengan baik

“Oleh sebab itu karena Papua dikenal tanah damai, dengan spirit itu kita adakan kegiatan positif (Halal Bi Halal) yang dapat dinilai oleh masyarakat, pemerintah untuk tetap sama sama kita jaga sampai saat ini,” kata Nicolaus yang juga menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi Papua.

“Memang ada permasalahan terjadi di daerah Merauke yakni soal masuknya kelompok teroris di wilayah itu. Namun sudah ditangani oleh aparat kepolisian. Diharapkan kejadian itu tidak mempengaruhi, kita harus tetap jaga kedamaian dan kerukunan di tanah ini,”seru Nicolaus

“Mudah mudahan dengan kegiatan seperti ini dapat berdampak positif di tanah Papua,” Pungkas Kodomo. (Redaksi Topik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here