Cegah Klaster Keluarga, Pemkot Jayapura Kembali Akan Sewa Hotel

0
Walikota Jayapura, Benhur Tommy Mano / ist

Jayapura, Topikpapua.com, – Walikota Jayapura, BenhurTomi Mano mengatakan saat ini Pemkot Jayapura lewat gugus tugas penanganan covid-19 kota jayapura tengah mencari  hotel untuk dipakai sebagai tempat karantina bagi pasien positif covid-19 di kota jayapura.

Kebijakan ini diambil Pemkot Jayapura karena angka penularan virus corona di kota jayapura kembali meningkat.

“Saat ini tingkat penularan di kota jayapura semakin tinggi, Isolasi mandiri yang saat ini di lakukan bisa menimbulkan klaster keluarga, untuk itu saya minta kepada ketua tim gugus dan dinas kesehatan agar segera mencari hotel untuk kita bisa menampung warga yang positif covid. Jangan lagi ada isolasi mandiri, “Kata Walikota kepada Redaksi Topik, Senin (21/09/20).

Menurut Walikota yang akrab di sapa BTM ini, kebijakan isolasi mandiri yang awalnya diambil karena angka pasien positif corona di kota jayapura saat itu rendah dan angka kesembuhan tinggi.

“Kemaren kita sudah tutup hotel Sahid karena semua pasien yang kita rawat disana sudah sembuh, tersisa 28 orang saja yang kita minta isolasi mandiri, sayang kalau kita terus sewa, karena hanya beberapa kamar saja yang di pakai sementara biaya sewanya harus seluruh hotel, “Jelas BTM.

Lanjutnya, namun dengan makin tingginya kasus baru di kota jayapura, saat ini kondisi rumah sakit kembali penuh dan sudah banyak tenaga medis yang terpapar.

“ Kondisi saat ini, para tenaga medis sudah banyak yang terpapar corona, daya tampung rumah sakit juga sudah penuh, mau isolasi mandiri nanti ada klaster keluarga, jadi kita akan cari hotel lagi untuk jadikan tempat isolasi, “Jelasnya.

BTM juga menegaskan bila saat ini pihaknya tdak lagi memberikan toleransi bagi warga kota jayapura yang masih kepala baru melanggar protokol kesehatan.

“Sekali lagi saya tekankan kita akan tegas, mau dia orang papua ka.., non papua ka.., tidak pandang bulu.., kita akan tegas, “Tukas BTM.

Ketegasan BTM diikuti dengan penerapan Perwal Walikota no 28 tahun 2020 yang saat ini tengah di laksanakan di kota jayapura.

“sudah sepekan ini kita razia, yang tidak pake masker denda 200 ribu, kalau tidak ada uang kita minta kerja bakti, pelaku usaha yang langgar protokol kesehatan denda 500 ribu, itu sudah kita jalankan dan akan terus kita laksanakan, “Jelas BTM.

BTM mengaku semua yang di lakukan pihaknya semata-mata untuk keselamatan warga kota jayapura, “Ada yang melawan petugas, bahkan mau pukul petugas, saya bilang ke mereka kita harus sabar, karena tugas kita sebagai pemerintah memang ada resikonya, tapi semua ini kami lakukan karena kami cinta warga kota jayapura, “Pungkas Benhur Tomi Mano. (Redaksi Topik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here