Cegah Covid-19, BTM : Negara Harus Punya Kekuatan untuk Menyelamatkan Rakyat

0
Suasana Rapat penanganan Covid-19 yang di gelar di kantor Walikota Jayapura, senin (06/04/20) / ist

Jayapura, Topikpapua.com, – Walikota Jayapura, Benhur Tommy Mano mengatakan Pemerintah Kota Jayapura saat ini sedang berperang dengan wabah Covid-19 yang sudah merengut satu nyawa dan menginfeksi 21 Warga lainnya.

Untuk itu BTM, Sapaan akrap Benhur meminta kepada semua pihak agar taat dengan aturan dan himbauan yang sudah di keluarkan oleh pemerintah.

“Negara harus punya kekuatan untuk menyelamatkan rakyat., untuk itu saya minta agar gereja yang masih menggelar ibadah pada hari minggu agar menggunakan hikmat nya dengan baik untuk menyelamatkan warga kota jayapura, “Kata BTM kepada pers, usai memimpin rapat penanganan covid-19 kota jayapura, Senin (06/04/20).

BTM juga meminta kepada semua pimpinan di tingkat bawah, mulai dari tingkat Distrik, Kelurahan hingga RT/RW agar ikut berperan mensosialisasikan bahaya Covid-19 ke warga nya, termasuk mengawasi keluar masuk orang ke dalam wilayah nya.

“ Saya juga minta kepada kepala Distrik, Kelurahan, kepala kampung, ketua RT/RW agar ikut peduli dengan penyebaran covid-19 di daerahnya dan ikut mengawasi wilayahnya terhadap orang yang keluar masuk, agar warganya terhindar dari Covid-19, “Tegas BTM.

Walikota juga berharap agar semua peserta atau jemaat asal kota Jayapura yang pernah mengikuti acara keagamaan di luar Papua, seperti di Makassar dan di Bandung agar segera melaporkan diri ke gugus Tugas Percepatan penanganan Covid-19 Kota Jayapura.

“ Semua harus lapor diri dan di periksa serta mengisolasi diri untuk sementara waktu sampai dinyatakan tidak terinfeksi covid-19,”Pintah BTM.

Hingga Minggu, 5 April 2020, pukul 18.00 wit, berdasarkan data dari Gugus Tugas Percepatan penanganan Covid-19 Kota Jayapura, di laporkan jumlah komulatif pasien Positif C-19 di Kota Jayapura sebanyak 12 kasus, dengan catatan tiga pasien sembuh dan satu Meninggal Dunia.

Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 21 orang, sementara jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 1.261 orang. (Redaksi Topik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here