Caci Maki Aparat di Facebook, Mahasiswi ini Terancam 6 Tahun Penjara

2
Cap : Pelaku ujaran kebencian (Berdiri tengah) bersama Kabid Humas dan Tim Ciber Polda Papua / ist

Jayapura, Topikpapua.com, – Direktorat Reserse Kriminal Khusus melalui Subdit V Siber berhasil mengamankan seorang Mahasiswi berinisial SBN (30 Tahun) pelaku ujaran kebencian di Media Sosial Facebook, Rabu (15/04/20).

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Achmad Mustofa Kamal mengatakan bila kasus ini berawal saat tim Subdit V Siber Polda Papua, menemukan adanya komentar di akun Facebook atas nama Bardam N Vya. pada hari Sabtu, 28 Maret 2020.

Pada akun tersebut di temukan adanya ujaran kebencian yang di tujukan kepada anggota polisi dan Satpol PP yang sedang melaksanakan patroli gabungan penanganan Covid-19 di kota Jayapura.

“Setelah dilakukan Penyelidikan dan Profeling oleh tim patroli Siber Polda Papua Pada hari Senin 30 Maret 2020 Tim lalu menuju ke wilayah Entrop  dan berhasil mengamankan pelaku di Jalan Peri Kelapa Dua Entrop, Kelurahan Ardipura Kecamatan Jayapura Selatan Kota Jayapura, “Kata Kamal.

Kemudian pelaku di bawa ke Kantor Subdit V Siber Dit Reskrimsus Polda Papua untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Dalam akun facebooknya, pelaku menuliskan : sepii di jln area abe pas sampe di uncen dapat mara dri satpol and polisi gabungan suru pulang mlm minggu yang aneeee tadi z su maki dong pung dlm muka tpi untung z dara dingin jdi klo dara ad lagi mendidi ko kepala z ksi bela langsung jgn bikin diri kyk jago orang ad keperluan kmu suru pulang b**i anjing kmu mkn kmu pung vc da setan terelalu bkn ane2 di kota jypra otak b**i ko mu tgl di rmh tgl tho npa ko keluar mo pke prenta masyarakat di jln lebay ko jga ko maitua pung l****g p**i supya vc gak masuk ke dlm p**e lobang kmu 2 baku c**i rame anjinggggfgf no komend baca saja, “Beber Kombes Kamal membacakan status Pelaku (tanda* di pakai karena kata yang di gunakan tidak mendidik pembaca usia dini)

Selain mengamankan Pelaku SBN Polisi juga menyita 1 unit laptop Merk Acer berwarna hitam dengan, 1 buah cas Laptop merk Acer berwarna hitam.

“Setelah Pelaku dan barang bukti kita amankan, kitalakukan klarifikasi terhadap pelaku, dan lanjutkan dengan tindak penyelidikan dan penyidikan, “Tukas Kamal.

Atas perbuatannya pelaku melanggar pasal 45a ayat (2) Jo pasal 28 Ayat (2) Undang-Undang republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

“Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras dan atar golongan (SARA) di pidana penjara paling lama 6 (Enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp.1.000.000.000,”Pungkas Kombes Kamal (Redaksi Topik)

2 KOMENTAR

    • Boleh marah tetapi dalam hati saja, jangan keluarkan karena ada aturan HUKUM yang nanti jerat diri kita…BIJAKLAH dalam menggunaksn media sosial, jangan kata-kata begitu dikeluarkan sehingga dibaca banyak orang dan menjadi JERAT bagi diri kita sendiri Memahami hukum itu PENTING tetapi banyak kali kita anggap hukum itu hal main-main…kalau hukum manusia saja seperti itu, apalagi hukum Elohim Yisrael Pencipta langit dan bumi ini LEBIH KERAS LAGI, sehingga tidak ada satu pun manusia yg bisa selamat termasuk hakim dan polisi/aparat penegak hukum kalau bukan karena KASIH KARUNIA (hanya berlaku bagi orang-orang yang sungguh-sungguh sudah BERTOBAT dan mengenal Elohim Yisrael )…Selamat merenungkan ♥️✡️

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here