Kepala BPS Provinsi Papua Adriana Helena Carolina/foto: Topik Papua

Jayapura, Topikpapua.com- Kepala BPS Provinsi Papua Adriana Helena Carolina membeberkan, Papua menjadi provinsi yang mencatatkan ekonomi tertinggi pada kuartal III 2021, yakni 14,54 persen secara tahunan. Pertumbuhannya naik ketimbang kuartal II 2021 yang sebesar 13,7 persen.

“Jadi, sektor pertambangan dan penggalian menjadi kontributor terbesar untuk ekonomi Papua. Sektor itu tercatat tumbuh 37,56 persen. Kemudian, terdapat 13 sektor lain yang juga mendorong ekonomi Papua,” kata Adriana, Jumat (5/11/2021).

Ia merincikan, jasa perusahaan yang tumbuh 2,02 persen, infokom 2,71 persen, perdagangan besar 9,3 persen, konstruksi 3,76 persen, serta pengadaan listrik dan gas 9,29 persen. Kemudian jasa kesehatan dan kegiatan sosial tercatat tumbuh 5,21 persen, jasa keuangan dan asuransi 4,49 persen, jasa lainnya 3,73 persen, real estat 7,04 persen, penyedia akomodasi dan makan minum 6,14 persen, pengadaan air, sampah, dan daur ulang 6,58 persen, pertanian, kehutanan, dan perikanan tumbuh 1,22 persen, serta transportasi dan pergudangan 0,24 persen.

“Ada tiga sektor usaha yang masih terkontraksi. Detailnya, industri pengolahan minus 0,1 persen, jasa pendidikan minus 5,82 persen, serta administrasi pemerintahan minus 3,98 persen,” beber Adriana.

Lebih jelas berdasarkan Data BPS Papua, menunjukkan pertambangan dan penggalian menjadi sumber pertumbuhan tertinggi, yakni 12,95 persen.

Dari segi pengeluaran, konsumsi rumah tangga hanya tumbuh 1,3 persen, konsumsi lembaga non profit naik 7,44 persen, konsumsi pemerintah minus 8,19 persen, investasi melonjak lebih dari 40 persen, ekspor tumbuh 149 persen, serta impor naik 117,49 persen,” tandasnya. (Redaksi Topik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here